Beranda Ekonomi Bisnis Kerajinan Barongan Pelestari Budaya Kediri

Kerajinan Barongan Pelestari Budaya Kediri

BERBAGI

Untuk melestarikan budaya asli Kediri, seorang warga menekuni seni kerajinan barongan sejak belasan tahun. Hingga saat ini hasil kerajinan tersebut sudah tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Dengan menggunakan peralatan tradisional, warga Kediri Jawa Timur ini mengukir dan memahat bongkahan kayu hingga membentuk pola-pola, yang nantinya digunakan untuk kepala barongan. Budaya barongan dan ganongan ini melekat erat di masyarakat seiring kesenian tradisional jaranan dan reog.

Bertempat di teras rumah Kelurahan Banaran Kota Kediri, Bambang Sutrisno mengerjakan pahatan topeng barong dan ganongan. Selain itu Bambang juga terkadang mendapat pesanan untuk membuat dadak merak atau lebih dikenal dengan reog.

Lama pembuatan topeng ini pun berbeda-beda, untuk topeng ganongan selama 3 minggu, topeng barong selama 1 bulan, sedangkan untukk reog dapat mencapai 3 bulan untuk menyelesaikannya.

Rata-rata kerajinan Bambang ini menggunakan kayu waruu tengis dan kayu cangkring, sehingga banyak diminati pembeli yang juga pemilik paguyuban jaranan dan barongan. Bambang juga sangat menjaga hasil kerajinannya dengan memilih kayu yang berkualitas baik serta dikerjakan dengan telaten.

Sama seperti harga kubah masjid, Harga dari topeng ini bervariasi, tergantung dari tingkat kesulitan dan jenis kayu. Untuk topeng barong mencapai harga tiga juta sampai empat juta, sedangkan untuk reog sekitar tiga puluh juta. Sampai saat ini pemasaran topeng barong telah merambah kota-kota besar di Indonesia.(*)

Reporter: Tim Liputan AGTV.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here