Beranda Wisata Hiburan Museum Wajakensis Ramai Dikunjungi Wisatawan

Museum Wajakensis Ramai Dikunjungi Wisatawan

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Museum Jajakensis yang terletak di jalan Boyolangu Tulungagung ramai dikunjungi pelajar pada musim liburan saat ini. Selain menghabiskan masa liburan dengan menambah pengetahuan di bidang kebudayaan dan arkeologi, kunjungan pelajar ke museum ini juga menunjukkan peningkatan kepedulian pelajar akan peninggalan sejarah kebudayaan manusia dari masa lalu.

Pengelola museum Wajakensis Tulungagung Hariyadi mengatakan, jika pada bulan sebelumnya kunjungan ke museum sebanyak 300 orang per bulan, pada musim liburan seperti ini bisa meningkat hingga 500 orang. Tidak jarang mereka yang berkunjung merupakan rombongan pelajar tingkat sekolah dasar dari beberapa daerah dengan menggunakan bus.

Memiliki Koleksi Benda Prasejarah

Koleksi museum Wajakensis terdiri dari 115 koleksi arkeologi berupa patung dan arca yang terbuat dari batu andesit, serta 113 koleksi etnografi yang merupakan koleksi bersejarah untuk Kabupaten Tulunggagung seperti alat alat pertanian dan perikanan serta alat alat permainan anak-anak.

Koleksi arkeologi didominasi oleh patung patung peninggalan kerajaan hindu – budha, seperti patung budha Aksobya yang berada tepat di depan pintu masuk museum. Begitu juga dengan koleksi Patung Kala, yang jaman dahulu kala sering digambarkan sebagai penjaga pintu candi dengan mata yang melotot dan menakutkan.

Baca Artikel Selanjutnya: Sejarah Kerajaan Kediri

Tidak ketinggalan koleksi Dwarapala yang lebih sering disebut oleh warga Tulungagung sebagai Retjo Pentung. Dwarapala merupakan bentuk raksasa penjaga pintu masuk atau gerbang bangunan suci dengan gaya duduk dan memegang gadha.

Selain itu ada satu lagi koleksi yang merupakan ikon museum Wajakensis yakni replika homo wajakensi, fosil tengkorak manusia purba yang ditemukan oleh Eugene Dubois pada jaman kependudukan Belanda di Distrik Wajak Tulungagung Selatan atau sekarang disebut dengan wilayah Besole. Museum Wajakensis hanya memiliki replikanya saja sebab fosil asli dari homo wajakensis saat ini berada di Belanda.(*)

Reporter: Tim liputan AGTV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here