Beranda Peristiwa Penggusuran Semampir Diwarnai Isak Tangis

Penggusuran Semampir Diwarnai Isak Tangis

BERBAGI

Kediri, AGTVnews.com – Ratusan aparat gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kota Kediri menggusur bekas lokalisasi Semampir Kota Kediri, Kamis (15/12/2016). Lebih dari 200 bangunan rumah permanan dihancurkan menggunakan alat berat. Penggusuran ini diwarnai isak tangis warga yang tak rela rumahnya diratakan.

Isak tangis warga RE 5 Kelurahan Semampir Kota Kediri pecah saat ratusan aparat gabungan dari datang untuk menggusur rumahnya. Beberapa orang warga sempat memaki petugas dan menolak penggusuran.

Petugas bertindak preventif dengan menghimbau seluruh warga keluar untuk mengosongkan rumahnya. Anak-anak kecil dibawa keluar oleh petugas, sementara warga yang tengah sakit dievakuasi menggunakan kereta dorong.

Setelah memastikan bekas kawasan pelacuran itu kosong tak berpenghuni, akhirnya tiga alat berat dikerahkan. Tidak butuh waktu lama, lebih dari 200 bangunan rumah permanen berhasil diratakan.

Warga Difasilitasi Berbagai Program

Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Kediri mempersiapkan 3 tenda pengungsian di lapangan Semampir sebagai tempat tinggal sementara warga. Dinsos memberikan tawaran tinggal di rumah susun sederhana sistem sewa Kelurahan Dandangan gratis selama dua tahun atau menerima uang subsidi kepindahan sebesar Rp 5 juta.

Selain itu, warga juga masih memiliki kesempatan untuk mengambil uang kerohiman sebesar Rp 2,5 juta hingga 31 Desember 20016 mendatang. Namun demikian dari 285 kk, kebanyakan dari mereka masih belum mengambil uang kerohiman dengan alasan belum memiliki rencana pindah tempat.

Penggusuran terhadap bekas lokalisasi semampir ini merupakan kali kedua, setelah kegiatan serupa gagal pada 10 Desember lalu. Dalam penggusuran ini sebanyak 800 personil gabungan diterjunkan. Sementara itu, kedepannya Pemerintah Kota Kediri bakal merubah bekas tempat pelacuran di bantaran sungai Brantas itu untuk ruang terbuka hijau.(*)

Reporter: Wiji Guntoro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here