Beranda Hukum Kriminal Polisi Tuban Gerebek Pabrik Arak Berkedok Bengkel

Polisi Tuban Gerebek Pabrik Arak Berkedok Bengkel

BERBAGI

TUBAN – Sebuah pabrik minuman keras jenis arak berkedok bengkel cat mobil, berhasil digerebeg aparat gabungan Polisi, TNI dan Satpol PP Tuban Jawa Timur. Dalam penggrebekan keempat kalinya ini petugas berhasil menangkap seorang pelaku dan mengamankan barang bukti peralatan produksi, puluhan ribu liter baceman, serta ribuan liter arak siap edar.

Petugas gabungan ini langsung mendatangi sebuah gudang yang diduga digunakan sebagai pabrik miras jenis arak di Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Tuban.

Tempat tersebut dari luar tampak seperti bengkel cat mobil, tapi setelah digrebeg petugas ternyata bengkel yang sekaligus rumah milik Sunarko ini tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Tempat tersebut justru digunakan sebagai tempat memproduksi minuman keras tradisional jenis arak.

Baca Juga: Satpol PP Jaring 4 Pemandu Lagu Mabuk

Saat penggrebekan berlangsung, pemilik rumah tidak berada di lokasi. Namun petugas memergoki seorang pekerja bernama Lukman sedang memproduksi cairan arak. Bahkan kompor yang digunakan masih menyala dan peralatan produksinya terasa hangat.

Baca Juga:  Pemkab Kediri Musnahkan Ratusan Liter Miras Hasil Operasi Satpol PP

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, diantaranya, 1400 liter arak siap edar, 30 ribu liter baceman, serta 2 set peralatan produksi. Guna kepentingan penyelidikan, barang bukti diamankan ke Mapolres Tuban.

Menurut petugas, rumah yang dijadikan sebagai produksi arak milik pelaku ini telah 4 kali digrebek. Namun ringannya hukuman membuat produsen arak itu tidak jera, dan kembali beroperasi dengan berbagai modus, salah satunya berkedok bengkel cat mobil.

Dalam sehari, home industri ini mampu memproduksi sebanyak 300 liter arak berkualitas super. Arak yang dihasilkan tidak hanya dijual lokal Tuban, melainkan dikirim pula ke banyak tempat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. (*)

Reporter: Zahra Banatina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here