Beranda Pemerintahan Priihatin Kondisi Nganjuk, Seniman Gelar Teatrikal

Priihatin Kondisi Nganjuk, Seniman Gelar Teatrikal

BERBAGI

Nganjuk – Perkumpulan Pelestari Budaya Seni dan Reog (Pepijar) Nganjuk menggelar aksi teatrikal menyikapi dinamika politik dan pemerintahan di Nganjuk. Dalam aksinya, seniman ini menggambarkan kondisi pro dan kontra yang terjadi di masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman.

Aksi digelar di halaman rumah Kyai Jamal sesepuh NU di Nganjuk, dimainkan sekitar 8 orang menggambarkan warga yang pro dengan kepimpinan Bupati Nganjuk, karena telah memberikan kontribusi terbaik bagi warga Nganjuk. Beberapa proyek pembangunan besar juga banyak dilakukan oleh kepemimpinan Bupati 2 periode tersebut, seperti pembangunan proyek Gedung Kesenian, rehab Gedung Wanita, dan rehab alun-alun Nganjuk.

Namun ternyata kondisi itu tidak sepenuhnya diterima warga Nganjuk. Salah satu seniman menggambarkan sikap warga yang kritis, diantaranya kondisi jalanan Nganjuk yang rusak, bahkan mendapat julukan kota seribu lubang, adanya penanganan kasus korupsi yang diusut KPK, meskipun ternyata Bupati Nganjuk memenangkan gugatan pra peradilan.

Baca Juga:  Hari Raya Nyepi Di Lereng Gunung Wilis

Dalam gambarang teatrikal tersebut, warga yang pro dan kontra sempat beradu fisik, namun akhirnya berhasil diredam oleh sesepuh dan diajaknya ke tempat ulama. Ulama memberikan pencerahan, meskipun berbeda pandangan jangan sampai membuat tali silaturahmi terputus, dan menimbulkan perpecahan yang lebih besar.

Filosofi dalam aksi teatrikal ini, menunjukkan keberagaman cara berpikir masyarakat Nganjuk, yang akhir-akhir ini heboh terhadap pengusutan kasus korupsi terhadap Bupati Nganjuk oleh KPK. Meski mengundang pro dan kontra, masyarakat diminta untuk tetap bergandeng tangan, agar keutuhan NKRI terus terjaga, dengan didasari iman dan taqwa yang lebih kuat.

Reporter : Bagus Jatikusumo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here