Beranda Hukum Kriminal 3 Dari 17 Tahanan Polres Malang Yang Kabur Berhasil Dibekuk

3 Dari 17 Tahanan Polres Malang Yang Kabur Berhasil Dibekuk

BERBAGI

Malang – Kurang dari 12 jam, aparat Kepolisian Polres Malang berhasil menangkap 3 tahanan yang melarikan diri dari sel tahanan Polres Malang, Rabu malam (20/04/2017). Petugas terpaksa menghadiahi timah panas ketiga tahanan tersebut, lantaran berusaha melarikan diri saat hendak diamankan.

Ketiga tahanan merupakan tahanan kasus narkoba, yakni Abdur Rohman, warga Desa Putatlor Kecamatan Gondanglegi; Burhen Nudin, warga Desa Kidal Kecamatan Tumpang dan Noer Hadi alias Iblis, warga Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, yang merupakan otak dari kaburnya 17 tahanan dari sel penjara Polres Malang.

Menurut Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, tersangka Abdur Rohman ditangkap di seputar rumahnya saat akan mengambil perbekalan. Sementara 2 tersangka lain ditangkap di seputaran Jalan Tenaga Kota Malang dalam upaya melarikan diri keluar kota.

Dari pengakuan sementara, para tersangka berencana melarikan diri ke luar kota dengan tujuan Bali. Para tersangka terpaksa dihadiahi timah panas, karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Sementara jalur perbatasan keluar kota dari Kabupaten Malang – Kota Malang – menuju Kabupaten Pasuruan – Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar, kini dilakukan operasi untuk mempersempit gerak tahanan kabur.

Aparat kepolisian menghimbau 14 tahanan kabur lainnya untuk segera menyerahkan diri, karena keamanan mereka akan dijamin Kapolres Malang. Petugas akan melakukan upaya tegas dan keras bagi tahanan yang berupaya kabur ini.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 17 tahanan Polres Malang kabur dari ruang tahanan Mapolres Malang dengan cara menjebol atap ruang kamar mandi yang ada di dalam sel, Rabu dinihari. Setelah berhasil keluar tahanan mereka menyusuri saluran air menuju Sungau Sukun yang terletak di belakang Mapolres Malang.

Tahanan yang kabur yakni Khusnul Mihajir, Bendot, Rusisi Adi, Slamet, Toni Aji, Fahrul Agus, Suyadi, Nawir, Iwan Junaedi, Ahmad Naimul, Karisma, Abdul Rohman, Adi Mustofa, Nurhadi, Burhanudin, Faris, dan Ali. Mereka terjerat kasus narkoba, pencurian, perjudian dan asusila.

Kaburnya 17 tahanan POlres Malang ini mendapat perhatian khusus dari Kapolda Jatim Irjen Mahfud Arifin. Dalam peninjauan ke lokasi Kapolda menyebut kesalahan fatal yakni model bangunan tahanan yang menyulitkan petugas melakukan pengawasan.

Kapolda Jatim meminta jajarannya untuk melakukan renovasi ruang tahanan yang sulit dipantau petugas. Harapannya tidak ada lagi tahanan kabur karena pengawasan yang lemah. Kapolda juga akan memberikan sanksi kepada petugas yang tengah berjaga pada saat tahanan tersebut kabur. (*)

Reporter: Ilmi Zamzam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here