Beranda Hukum Kriminal OTT Pungli Prona Yang Dilakukan Perangkat Desa

OTT Pungli Prona Yang Dilakukan Perangkat Desa

BERBAGI

Trenggalek – Unit Tindak Pidana Korupsi (TIPIDKOR) Satreskrim Polres Trenggalek Jawa Timur melakukan operasi tangkap tangan (O-T-T) terhadap Sutaji (48 th) Sekretaris desa Sumberdadi Kecamatan Kabupaten Trenggalek, atas dugaan pungli kepengurusan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) di desa setempat.

Polisi juga mengendus adanya sejumlah kejanggalan, termasuk dalam penganggaran yang dilakukan, karena terdapat alokasi yang dinilai tidak wajar dan cenderung mengada-ada. Sutaji ditangkap karena menarik biaya pengurusan program pendaftaran tanah sistimatis lengkap (P-T-S-L) oleh Badan Pertanahan Nasional (B-P-N) Kabupaten Trenggalek kepada ratusan warganya.

Menurut Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman, Sutaji terjaring OTT saat masing-masing para pemohon PRONA ditarik uang dengan besaran bervariasi antara Rp.350.000 hingga Rp.500.000,00 melalui kelompok masyarakat, padahal program tersebut skala nasional dan pengurusannya tidak dibebani biaya.

Baca Juga:  Pencurian Motor Modus Pengeroyokan Digagalkan Warga

Namun dihadapan petugas, tersangka berdalih uang tersebut untuk keperluan sosialisasi pembelian material diantaranya untuk membeli patok dan perlengkapan lainnya.

Sutaji ditangkap di kantornya, sesaat setelah menerima uang dari ketua kelompok masyarakat (pokmas) Sujito sebesar Rp.7.500.00, namun jumlah uang yang disita polisi secara keseluruhan mencapai Rp.20.100.000, dengan rincian Rp.7.500.000  didapatkan dari tersangka Sutaji dan Rp.12.600.000 dari ketua kelompok masyarakat (pokmas) Sujito dan bendahara pokmas  Erlinda.

Kini polisi melakukan pendalaman kasus ini dan mencari kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Untuk keperluan pemeriksaan, polisi menahan tersangka dan barang bukti.

Sementara akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 12 e, subsider pasal 11 undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Reporter : Firdaus Cahyono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here