Beranda Peristiwa Aksi Dilarang Polisi, Panitia Demo Save NKRI Ngotot

Aksi Dilarang Polisi, Panitia Demo Save NKRI Ngotot

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Doa Bersama Kediri Raya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang digelar oleh Forum Solidaritas Kediri Raya (FSKR) di area Bundaran Sekartaji Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Minggu sore (21/5/2016) terpaksa dihentikan polisi. Pasalnya, kegiatan tersebut tidak mengantongi izin dari Polres Kediri Kota.

Karena tidak mengantongi izin, maka pihak Kepolisian melakukan tindakan pengamanan untuk membubarkan acara serta menyita berbagai peralatan yang sedianya digunakan untuk orasi.

Aksi doa bersama Kediri Raya untuk NKRI ini rencananya akan dihadiri sekitar 1000 massa. Namun kenyataannya hanya dihadiri oleh puluhan saja simpatisan FSKR. Meskipun telah dilarang, pihak FSKR tetap ngotot untuk menggelar aksi tersebut.

Menurut Ketua FSKR Jeanny Latumahina, dirinya merasa keberatan atas sikap pihak keamanan yang menghalang-halangi kegiatan doa bersama untuk NKRI. Pihaknya mengaku akan membuat surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri terkait pelarangan kegiatan organisasinya di kota kediri. Menurut Jeanny, pihaknya telah mengirim surat kepada Kapolres Kota Kediri terkait rencana kegiatan tersebut dan sudah diterima.

Baca Juga:  Tarif Kios Naik Berlipat, Pedagang Pasar Adukan Nasib ke Dewan

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi dalam pernyataan tertulis kepada wartawan menyebut penghentian acara tersebut adalah berdasar kepada UU No. 9 Tahun 1989 tentang penyampaian pendapat di muka umum. Serta berdasar pula kepada PERKAP No. 7 Tahun 2012 tentang pelayanan, pengamanan dan penanganan perkara penyampaian pendapat umum terkait dengan hari pelaksanaan yang merupakan hari libur atau minggu dan lokasi giat kurang dari 150 meter dari instalasi militer.

“Demi menjaga situasi kamtibmas yang sudah kondusif, maka disepakati bersama Dandim 0809 serta Walikota Kediri untuk meniadakan kegiatan tersebut dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah dan demi kepentingan umum yang lebih besar.” Jelas Kapolres Kediri Kota dalam siaran pers, Minggu malam (21/05/2017).

Perlu diketahui bahwa acara yang diadakan di Taman Sekartaji ini adalah acara pelarian dari acara yang sebelumnya sudah disebarluaskan yaitu “Aksi 1000 Lilin Untuk Kesatuan Bangsa” yang batal digelar di Simpang Lima Gumul karena larangan dari pihak polres kediri. (*)

Reporter: Vicky mahardika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here