Beranda Hukum Kriminal Polres Kediri Bongkar Home Industri Jamu Ilegal

Polres Kediri Bongkar Home Industri Jamu Ilegal

BERBAGI
Jamu sitaan Polres Kediri yang diduga membahayakan konsumen

AGTVNEWS.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri membongkar praktik pembuatan jamu ilegal yang diduga membahayakan konsumen. Home industri milik Imam Sutrisno, warga Kecamatan Ngancar Kediri ini tidak dilengkapi izin dari Dinas Kesehatan, BPOM maupun ijin edar.

Industri rumahan milik Imam Sutrisno ini memproduksi jamu untuk penyakit asam urat dan flu tulang dengan merk Singa Banteng. Bahannya dari rempah rempah, gula, air dan pewarna makanan yang diracik tanpa takaran pasti.

Kepada petugas, Imam mengaku ilmu meracik ini ia dapatkan ketika bekerja di sebuah pabrik pembuatan jamu di Kota Kediri. Dalam satu bulan mampu menjual sekitar 1000 botol ke warung-warung kecil di wilayah Kabupaten Kediri dengan harga Rp 2.000 perbotolnya.

Menurut Wakapolres Kediri Kompol Ariek Indra Sentanu, industri jamu ini sangat membahayakan bagi konsumen karena tidak ada standar peracikan. “Pemilik hanya memiliki surat ijin usaha perdagangan (siup) dan tanda daftar perusahaan (tdp). Ini pelanggaran karena untuk industri jamu harus ada ijin lanjutan dari pihak terkait,” jelas Kompol Ariek Indra Sentanu kepada wartawan, Rabu (31/05/2017).

Polisi menyita sedikitnya 117 botol jamu asam urat dan flu tulang yang sudah siap edar serta perlengkapan memasak serta alat pengemasan jamu.

Sementara pemilik usaha dijerat pasal 142 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara atau denda Rp 4 miliar.(*)

Reporter: Tim Liputan AGTV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here