Beranda Hukum Kriminal Ayo Ngabuburit di Tambang Liar Sungai Konto Kediri

Ayo Ngabuburit di Tambang Liar Sungai Konto Kediri

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Menunggu waktu berbuka puasa bisa dilakukan di mana saja, termasuk melihat aktifitas penambangan pasir dan batu di aliran Sungai Konto Desa Siman Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Puluhan truk terlihat berjajar sedang menunggu antrian muatan dan sebagian yang lain silih berganti hilir mudik membawa 8 kubik muatan.

Bagi penghobi adveture motor trail, lokasi ini dapat menyuguhkan pemandangan lebih menarik secara detail dari dekat. Selain terdengar gemercik air sungai, tampak bebatuan yang sebagian sudah dibelah dan hendak dinaikan truk menjadi pemandangan yang sangat indah.

Di lokasi ini, para penghobi swafoto juga bisa menemukan panorama pemandangan yang tidak kalah hebatnya dengan lokasi wisata alam yang sudah ada di wilayah Kabupaten Kediri.

Aktifitas Ilegal

Lokasi tambang di Desa Siman Kecamatan Kepung yang berbatasan dengan Kabupaten Malang ini sebenarnya terdapat papan bertuliskan larangan melakukan penambangan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Bahkan dalam tulisan larangan tersebut juga sudah dijelaskan tentang pasal pelanggarannya. Namun lepas dari papan bertuliskan larangan tersebut, aktifitas penambangan tetap berlangsung.

Dampak dari adanya penambangan di Sungai Konto tersebut sebenarnya sangat dirasakan oleh warga yang mempunyai rumah dekat jalan raya dan setiap hari dilintasi oleh ratusan armada pengangkut material tersebut. Seperti yang dikeluhkan oleh Katiran (63 tahun) warga Swaru Damarwulan Kecamatan Kepung yang mengaku rumahnya retak-retak akibat jalan di dekatnya sering dilalui oleh truk besar bermuatan lebih dari 5 kubik.

Namun sayang, keluhan Katiran dan beberapa warga lainnya terkesan diabaikan oleh Pemerintah. Karena hingga sekarang belum ada kompensasi maupun tindak lanjut atas pengaduannya ke Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan.

“saya hanya bisa pasrah tembok rumah retak-retak. Di lingkungan sini hampir semua retak-retak akibat kendaraan muatan pasir. Sudah lapor juga namun tidak ada tindak lanjut,” keluh Katiran.

Tidak Ada Tindak Lanjut

Terkait surat pengaduan warga tersebut, Camat Kepung Kabupaten Kediri Ari Budianto membenarkan sudah menerimanya. Namun begitu untuk tindak lanjut penangananya diserahkan pada pejabat yang berwenang.

“Surat sudah saya serahkan ke Satpol PP Kabupaten Kediri dan terkait angkutan sudah saya serahkan ke Dishub Kabupaten Kediri. Masalah tindak lanjut hingga sekarang kami belum mendapatkan kabar,” ungkap Camat Kepung ditemui wartawan di kantornya, Kamis (08/06/2017).

Hal senada juga disampaikan oleh Kades Siman, Subagyo. Intinya Pemerintah Desa juga sudah menerima surat pengaduan dari masyarakatnya dan menyerahkannya ke Pemerintah Kecamatan. Bahkan Subagyo juga mengatakan pernah dimintai keterangan pihak Kepolisian terkait masalah tersebut.

“Saya pernah dimintai keterangan pihak Polres Kediri. Saya sampaikan apa adanya keterangan yang diminta. Untuk kelanjutannya saya tidak tahu,” jelas Subagyo.

Sangat disayangkan, aktifitas ilegal ini masih terus berlangsung dan seperti tidak tersentuh aparat. Warga sekitar hanya bisa memandang aktifitas perusakan lingkungan ini dari jarak jauh, sambil menunggu berbuka puasa.(*)

Reporter: Iwan Sutisna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here