Beranda Hukum Kriminal Narapidana di Kediri Jadi Santri Pondok Pesantren

Narapidana di Kediri Jadi Santri Pondok Pesantren

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Banyak cara dilakukan untuk meningkatkan kualitas keimanan di bulan suci Ramadan. Seperti halnya yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 2A Kediri, yakni dengan mengadakan pondok pesantren khusus warga binaan. Pihak Lapas memberi nama pondok pesantren At Taubah.

Agar pelaksaan pondok pesantren berjalan dengan baik, pihak Lapas menggandeng Kementrian Agama dan pondok pesantren Lirboyo untuk pengajarannya. Lebih dari 700 tahanan ini dengan antusias mengikuti berbagai agenda kegiatan, seperti mengaji, praktek sholat, hingga tata cara memandikan jenazah.

Salah satu pengasuh pondok pesantren At Taubah dari Lirboyo, Bustanul Arifin mengatakan, kegiatan ini sangat berdampak bagi mental warga binaan, untuk tidak berbuat yang melanggar hukum setelah keluar Lapas.

“Dampaknya bisa terlihat dengan terciptanya suasana adem di lingkungan Lapas. Ini positif sekali bagi psikologi mereka saat bebas nanti,” ungkap Bustanul Arifin.

Sementara Kepala Lapas Klas 2A Kediri M Latif Syafiudin menambahkan, pembinaan para napi harus secara manusiawi salah satunya dengan kegiatan keagamaan sehingga dapat membentuk pribadi yang baru dan santun.

“Selama Ramadan ini kita optimalkan untuk membina mereka. Kegiatannya penuh hanya libur Jumat dan Minggu,” tambah Kalapas Kediri.

Pondok pesantren At Taubah ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan memberikan pengajaran positif bagi warga binaan setiap harinya. Metode bimbingan ini sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 1996 namun baru resmi dijadikan lembaga pondok pesantren pada tahun 2017 ini.(*)

Reporter: Wiji Guntoro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here