Beranda Hukum Kriminal Pelukis Mujiono Dipenjara Lantaran Larang Kekasihnya Jadi Pemandu Lagu

Pelukis Mujiono Dipenjara Lantaran Larang Kekasihnya Jadi Pemandu Lagu

BERBAGI
Tersangka pelaku penganiayaan digelandang petugas

AGTVNEWS.com – Niat Mujiono (40 tahun) untuk menghentikan tabiat buruk istri sirinya, justru harus berakhir di penjara. Penyebabnya, warga Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon Nganjuk tersebut melarang dengan menggunakan kekerasan.

Kisah yang membelit Mujiono berawal 3 tahun silam saat mengenal Dayang Yustina (40 tahun) di tempat karaoke. Karena saling tertarik keduanya lantas sepakat berpacaran dan menikah secara siri. Mereka kemudian kontrak rumah di Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Mujiono yang berprofesi sebagai seniman lukis, diduga tak mampu memenuhi kebutuhan ekonomi pasangannya itu. Entah karena alasan ekonomi ini, Dayang Yustina memilih kembali menjadi pemandu lagu di tempat hiburan malam di Kabupaten Kediri.

Merasa nasehatnya untuk taubat tidak dihiraukan, Mujiono lalu naik pitam dan menganiaya Dayang sesaat setelah pulang kerja. Akibat penganiayaan ini, Dayang menderita luka serius di wajah hingga salah satu matanya sulit digunakan melihat.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Pesantren Iptu Panggayuh Sulistyo, usai melakukan penganiayaan pelaku langsung kabur dari rumah kontrakannya. Polisi sempat kesulitan melacak pelaku, namun berkat kerja keras unit reskrim Polsek Pesantren bisa mengendus keberadaan Mujiono di Desa Dradah Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan.

“Kita sempat mencari ke daerah Sidoarjo dan Bojonegoro. Namun yang bersangkutan rupanya bersembunyi di sebuah kos di daerah Lamongan,” ungkap Iptu Panggayuh.

Akibat perbuatannya, kini Mujiono harus meringkuk di dalam sel tahanan Mapolsek Pesantren. Dia dijerat dengan pasal 354 KUHP subsider pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuan selama 7 tahun penjara.(*)

Reporter: Tim Liputan AGTV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here