Beranda Tips Trik Berkebun Sistem Hidroponik Datangkan Keuntungan Berlipat

Berkebun Sistem Hidroponik Datangkan Keuntungan Berlipat

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Tanaman hidroponik merupakan tanaman yang ditanam tanpa menggunakan media tanah, minim pestisida dan menggunakan pupuk alam. Belakangan tanaman ini mulai mendapat tempat di masyarakat, yang memilih untuk hidup sehat.

Dengan memanfaatkan lahan sempit, kita bisa menanam sayur sendiri, bebas pestisida dan tentunya memiliki nilai ekonomis tinggi.

Seperti yang dilakukan Hendro Suparno, warga Desa Gempolan Kecamatan Pakel Tulungagung Jawa Timur, menyulap lahan sempit disamping rumahnya menjadi kebun hidroponik berbagai jenis sayuran.

Menggunakan sistem hidroponik, petani bisa dengan mudah mengatur waktu panen. Benih sayuran yang akan ditanam disemai pada kain basah, setelah 2 hari, bibit akan tumbuh. Bibit yang sudah tumbuh ini kemudian dipindah ke media spon dan diletakkan didalam pipa yang dialiri air.

Setelah 10 hari, tanaman akan tumbuh helai daun dan akar di spon. Pada saat inilah, tanaman dipindah ke media tanam pipa pvc. Namun tanaman tidak hanya diletakkan begitu saja, perlu diperhatikan jarak lubang tanam antara 15-20 cm. Hanya dalam kurun waktu 20 hari sayuran pun siap panen.

Baca Juga:  Enam Pengedar Ditangkap, 22 Gram Sabu Diamankan Petugas

Menurut petani hidroponik Hendro Suparno, sistem pertanian hidroponik cocok diterapkan di wilayah perkotaan. Karena, dengan luas lahan yang sama, produksi bisa meningkat 2-3 kali lipat, dibanding penanaman konvensional menggunakan media tanah.

“Perawatan tanaman juga menjadi lebih mudah, karena media tanamnya menggunakan air dengan instalasi pipa. Dengan sistem ini akan lebih efektif, karena tidak ada pupuk yang terbuang,” ujar Hendro.

Hendro menambahkan, agar tanaman terbebas dari hama, sekitar kebun cukup ditutup rapat dengan paranet, dan bagian atas ditutup plastik bening.

Berawal dari coba-coba, kini Hendro mulai memasarkan sayuran hidroponik miliknya ke masyarakat. Harga yang ditawarkan untuk tanaman hidroponik ini juga lebih mahal dibanding sayur biasa.

Sayur sawi dihargai Rp 18 ribu per-kg, kangkung Rp 12 ribu, bayam Rp 13 ribu dan bayam merah Rp 15 ribu, sementara untuk sayuran selada Rp 22 ribu. Bagaimana, tertarik untuk mencoba menanam cara hidroponik?? Tidak ada salahnya anda mencoba.(*)

Reporter: Beny Setiawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here