Beranda Peristiwa Korban Ledakan Tangki Masak PG Pagotan Alami Luka Bakar Serius

Korban Ledakan Tangki Masak PG Pagotan Alami Luka Bakar Serius

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Akibat dari meledaknya tangki evaporator yang digunakan untuk memasak air nira gula, 3 pekerja pabrik gula Pagotan mengalami luka bakar serius. Kini ketiganya menjalani peratawan intensif dirumah sakit.

Kondisi salah satu korban meledaknya tangki evaporator milik pabrik gula Pagotan adalah Sauji (54 tahun) warga Desa Uteran Kecamatan Geger kabupaten Madiun. Saat ini Sauji menjalani perawtan intensif di ruang UGD Rumah Sakit Dolopo Kabupaten Madiun.

Dengan ditemani oleh pihak keluarga, kondisi pria yang bekerja di bagian quality control mutu tersebut kritis. Hampir seluruh tubuhnya dibalut perban, sebab 60 persen dari bagian tubuhnya mengalami luka lepuh akibat tersiram air nira.

Menurut dr Ahmad Bayu Aji, tim medis yang menangani korban, kondisi pasien Sauji cukup kritis karena tersiram material panas. “Saat ini sedang kita observasi. Mohon doanya agar bisa melewati masa kritis,” jelasnya.

Baca Juga:  Jalur Alternatif Tol Mantingan Kertosono Belum Siap Digunakan

Sedangkan 2 korban lain akibat meledaknya evaporator pabrik gula Pagotan menjalani perawatan di ruang UGD Rumah Sakit Umum Propinsi (RSUP) Dokter Soedono Madiun.

Dua korban tersebut yakni Lutfi Zaki Jauhari (40 tahun) warga Desa Jetus Kecamatan Dagangan Madiun yang mengalami luka bakar parah pada tubuh hampir 90 persen. Serta Heri (37 tahun) warga Desa Jatisari Kecamatan Geger Madiun, mengalami luka lepuh pada bagian tubuh sekitar 30 persen.

Pihak RSUP Dokter Soedono melarang awak media melakukan peliputan di ruang UGD dengan alasan mengganggu proses penanganan pasien. Dari pantauan di lokasi sejumlah keluarga korban nampak panik atas insiden tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan dari dokter.

Menurut rencana, jika kondisi korban semakin belum membaik maka 3 korban tersebut akan segera dirujuk di rumah sakit dr Soetomo Surabaya.(*)

Reporter: Eko Prasetyo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here