Beranda Peristiwa Lahan Budidaya Ikan Hias Tercemar Limbah Pabrik Minuman

Lahan Budidaya Ikan Hias Tercemar Limbah Pabrik Minuman

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Lahan budidaya ikan hias dan ikan konsumsi di Desa Sananrejo Kecamatan Turen Kabupaten Malang, kondisi airnya tercemar limbah cair dari pengolahan minuman kemasan yang dibuang ke sungai.

Melihat kondisi air sungai yang semakin parah, sejumlah peternak ikan tersebut mendatangi kantor setempat, dan mengadukan kondisi tersebut. Para peternak ikan tersebut tidak datang dengan tangan kosong, mereka juga membawa surat hasil uji lab yang dikeluarkan Laboratorium Penguji UPT Budidaya Ikan Air Payau Dinas Perikanan dan Kelautan pemrov Jawa Timur.

Dari sample air sungai yang sudah diuji lab ini, ternyata air sungai tersebut mengandung amoniak dengan kadar 1,9, padahal kadar normal amonia dalam air hanya 0,1. Kondisi ini ditengaai menjadi penyebab banyak bibit ikan yang mati.

Eko, salah satu warga setempat menyatakan, pabrik pengolahan minuman kemasan dari bahan sari apel ini, sering membuang limbah produksinya langsung ke sungai, tanpa diolah terlebih dahulu.

“Pabrik itu kalau membuang limbah pengolahannya langsung ke sungai, tanpa ada pengolahan terlebih dahulu. Sekarang sungainya kotor, padahal sungai ini digunakan warga untuk budidaya ikan,” ujar Eko.

menanggapi keluhan dan laporan warganya, Kepala Desa Sananrejo, Erna Yustining, berjanji akan menyampaikan permasalahan ini ke pemilik pabrik dan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait.

“Saya akan menyampaikan perkara ini ke pemilik pabrik dan juga segera berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk melakukan pemeriksaan. Kelengkapan pengolahan pabrik akan diperiksa, sehingga tidak berakibat pada kerusakan lingkungan,” ujar Kades Sananrejo.

Kini warga memilih mengosongkan area kolam mereka agar tidak merugi lebih banyak lagi. Di desa Sananrejo Kecamatan Turen ini terdapat 34 pembudidaya ikan seperti koi, komet, koki poni dan juga ikan konsumsi seperti nila, mujaer dan lele.(*)

Reporter: Ilmi Zamzam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here