Beranda Ekonomi Bisnis Dinilai Menyalahi Aturan, Ratusan POM Mini Akan Ditutup

Dinilai Menyalahi Aturan, Ratusan POM Mini Akan Ditutup

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Dinilai menyalahi aturan Undang-Undang, ratusan usaha pom mini di Ponorogo Jawa Timur akan ditutup. Kondisi ini mengancam mata pencaharian ratusan pedagang bahan bakar eceran yang ada di Ponorogo.

Salah satunya usaha Pom Mini yang ada di Jalan Pramuka Kelurahan Kertosari, Kecamatan Kota Kabupaten Ponorogo. Usaha Pom mini ini terancam akan ditutup karena usaha ini dinilai menyalahi aturan undang-undang migas dan dinilai ilegal.

Usaha Pom mini ini menjamur di wilayah Ponorogo. Usaha ini sebenarnya tidak berbeda dengan menjual bahan bakar kendaraan secara eceran. Namun para pedagang ini tidak meletakkan bahan bakar dagangannya dalam wadah botol, melainkan menggunakan alat dan meteran pengukur volum bahan bakar.

Faiz, salah satu warga yang membeli bahan bakar di Pom Mini ini mengaku, Pertamini sangat membantu terutama yang terletak jauh dari jangkauan SPBU. “Saya membeli bensin di Pom Mini ini karena mau ke Pom besar jaraknya jauh. Dengan adanya Pom mini ini bisa meringankan beban pengendara,” ujar Faiz.

Sementara itu, Kepala Dinas Indakop Ponorogo, Addin Andhanawarih, Pom mini dianggap ilegal karena melanggar undang-undang migas. “Pemerintah Daerah bersama Pertamina akan menutup semua pertamini yang ada,” tegas Addin.

Dengan adanya pernyataan ini, ratusan warga harus bersiap untuk kehilangan mata pencaharian. Modal besar yang digunakan untuk membeli alat, juga terancam terbuang sia-sia.

Pertamini dinilai sebagai usaha ilegal karena dalam UU No 22 Tahun 2001 tentang Migas disebutkan hanya PT Pertamina (Persero) yang memiliki kewenangan menjual bahan bakar eceran. Selain itu, dalam penjabarannya juga memiliki aturan ketat untuk bermitra dengan PT Pertamina diantaranya, lokasi harus tertentu, tempat harus terlindungi, memiliki standar keamanan dari kebakaran dan lain-lain. (*)

Reporter: Dinar Putra Perdana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here