Beranda Peristiwa 12 Jam Terbakar, Komplek Pertokoan Pasar Wage Luluh lantak

12 Jam Terbakar, Komplek Pertokoan Pasar Wage Luluh lantak

BERBAGI

AGTVnews.com – Kebakaran yang menimpa 5 ruko di kompleks pertokoan Pasar Wage Tulungagung Jawa Timur, masih berlangsung hingga malam hari. Api baru dapat dikendalikan setelah lebih dari 12 jam dengan melibatkan 11 unit mobil pemadam.

Hingga Kamis malam (10/8/2017), puluhan petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api yang membakar 5 bangunan toko. Sebanyak 11 unit kendaraan pemadam didatangkan dari empat wilayah yakni Tulungagung, Trenggalek, Kediri dan Blitar.

Petugas pemadam mengalami kesulitan dalam memadamkan api. Selain karena banyaknya material mudah terbakar yang ada di lokasi, petugas juga kesulitan untuk menuju titik api karena ruangan bangunan yang terdiri dari tiga lantai tersebut, berliku dan sempit.

Karena tidak ada sarana mobil PMK dengan lift sky, petugas PMK hanya dapat melakukan penyemprotan dari bawah dan melalui lubang-lubang jendela.

Kepala Satpol PP Tulungagung, Bagus Kuncoro mengatakan, meski masih terdapat titik bara api, namun sudah tidak berpotensi menyebar ataupun membesar. Api sudah berhasil dijinakkan pada pukul 21.30 WIB.

“Masih ada titik-titik api kecil dari bahan plastik, namun tidak berpotensi menyebar. Kita akan siaga di sini sampai api benar-benar padam. Sedangkan mobil PMK dari luar kota sudah bisa meninggalkan lokasi,” kata Bagus Kuncoro di lokasi kebakaran.

Kebakaran di komplek Pasar Wage Tulungagung ini menyita perhatian banyak pihak. Bahkan Wakil Bupati Tulungagung Maryoto Birowo berada di lokasi sepanjang hari untuk mengkoordinir upaya pemadaman.

wakil Bupati sempat melontarkan wacana evaluasi peralatan PMK karena jumlah dan tipe peralatan yang dimiliki kurang memadai.

Beruntung, kebakaran yang menghanguskan 5 ruko ini tidak mengakibatkan korban jiwa. Hanya terdapat seorang petugas PMK harus mendapatkan perawatan karena kelelahan dan terlalu banyak menghirup asap. Kerugian materiil belum bisa dipastikan, namun diperkirakan mencapai miliaran Rupiah.(*)

Reporter: Wawan Setiawan

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here