Beranda Pemerintahan Giliran Gedung DPRD Kota Malang Digeledah KPK

Giliran Gedung DPRD Kota Malang Digeledah KPK

BERBAGI

AGTVnews.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi di Pemerintah Kota Malang. Usai menggeledah Balai Kota dan Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Malang, kini giliran Gedung DPRD menjadi sasaran penggeledahan, Kamis siang (10/8/2017).

Penggeledahan oleh penyidik KPK dilakukan sejak pukul 10.00 WIB. Sejumlah petugas KPK tiba di Gedung DPRD didampingi Sekretaris DPRD, Bambang Suharijadi.

Kepada awak media, Bambang Suharijadi mengatakan, ada sekitar delapan orang penyidik KPK melaksanakan penggeledahan dengan menyasar sejumlah ruangan. “Kami diminta mendampingi saja,” tandasnya.

Akibat penggeledahan ini, sejumlah agenda di Gedung DPRD dibatalkan. Sedianya, beberapa rapat digelar, antara lain Rapat Pimpinan Fraksi dan Rapat Tim Anggaran.

Periksa 9 Jam

Sehari sebelumnya, Penyidik KPK melakukan penggeledahan di sejumlah ruang kerja pejabat pemerintah Kota Malang selama 9 jam, Rabu (9/08/2017). KPK akhirnya menyita berkas APBD Pemkot Malang tahun 2015. Beberapa ruang pejabat yang diperiksa diantaranya adalah ruang kerja Walikota Mohammad Anton, ruang kerja Wakil Walikota Sutiaji dan ruang Sekkota Wasto.

Meski demikian penggeledahan ini belum diketahui terkait kasusnya. pihak penyidik KPK juga tidak meminta keterangan terhadap para pejabat pemkot terkait.

Baca Juga:  Hari Kebebasan Pers Dunia, Jurnalis Ajak Perangi Hoax

Menurut Walikota Malang Mohammad Anton, tidak mengetahui sama sekali berkas apa yang dibawa dan terkait masalah apa. Bahkan dirinya pun tidak mendapatkan pertanyaan apapun dari tim KPK.

“Sumpah beneran, saya sama sekali tidak mengetahui data apa saja yang dicari. Saya juga tidak mendapat pertanyaan apapun. Memang beberapa ruangan diperiksa, tapi saya sama sekali tidak mengerti apa yang dicari,” ujar Walikota.

Sementara itu sekda Kota malang Wasto, yang mendampingi tim KPK melakukan penggeledahan mengatakan tidak mengetahui penggeledahan ini terkait kasus apa. Namun tim penyidik KPK membawa APBD Kota Malang tahun 2015.

“Hanya membawa APBD Kota Malang Tahun 2015, untuk terkait kasus apa saya tidak tahu,” jelas Wasto.

Selain menggeledah ruang kerja milik walikota, wakil walikota dan sekda, KPK juga menggeledah sejumlah ruang kerja pejabat di Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Malang. Penggeledahan juga dilanjutkan ke rumah dinas Ketua DPRD Kota Malang,

Terkait penggeledahan ini, KPK sudah menetapkan seorang tersangka dari unsur penyelenggara negara di Pemkot Malang, dan masih terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak lainnya.

Reporter: Ilmi Zamzam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here