Beranda Pemerintahan Jembatan Brawijaya Lama Mangkrak, Mahasiswa Mulai Gerah

Jembatan Brawijaya Lama Mangkrak, Mahasiswa Mulai Gerah

BERBAGI

AGTVnews.com – Mega proyek Jembatan Brawijaya Kota Kediri Jawa Timur mangkrak dan belum jelas hingga kapan akan dilanjutkan pembangunannya. Kondisi mangkraknya pembangunan Jembatan menjadi sorotan kelompok masyarakat yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri saat menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Kediri, Selasa siang (8/8/2017).

Dalam ujuk rasa itu, massa menuntut agar Pemerintah Kota Kediri untuk segera melanjutkan pembangunan Mega Proyek Jembatan Brawijaya. Karena keberadaannya sangat dinantikan bisa mempermudah aktifitas masyarakat sehingga bisa menunjang perekonomian.

Unjuk rasa digelar sekitar pukul 09.00 WIB, dimulai dari Balai Kota Kediri, Gedung Nasional Indonesia (GNI), hingga finish didepan pintu gerbang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri. Suasana sempat memanas, lantaran sesampainya di finish pihak DPRD Kota Kediri tidak ada satupun yang berada di Kantor.

Sementara yang ada di halaman Kantor DPRD hanya penjagaan ketat dari tim gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Kediri sebanyak 300 Personel. Sembari menunggu aspirasi yang mereka sampaikan mendapatkan tanggapan, puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan suara rakyat ini tak henti-hentinya menyuarakan sholawat.

Sekitar satu jam kemudian, akhirnya dari pihak DPRD Kota Kediri melalui Sekretaris Dewan (Sekwan), Rahmad Hari Basuki keluar dari ruangannya. Ia menyampaikan bahwa seluruh anggota DPRD Kota Kediri saat ini sedang ada agenda hearing diluar Kota. Namun Rahmad Hari Basuki tetap menerima aspirasi yang mereka sampaikan dan berjanji akan menyampaikan pada semua unsur Pimpinan.

“Kebetulan gedung DPRD Kota Kediri masih kosong, sebab semuanya saat ini ada agenda hearing di luar Kota. Namun aspirasi kalian semua nanti tetap akan saya terima dan segera akan saya sampaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PMII Cabang Kediri, Abdul Aziz mengatakan, pihaknya akan mengagendakan kembali mendatangi balai Kota Kediri untuk mendapat penjelasan langsung dari Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar dan perihal penandatanganan pakta integritas.

Mengingat beberapa jembatan tua yang ada di wilayah Kediri juga sudah banyak yang rusak dan bahkan ada yang sudah tidak bisa difungsikan contohnya seperti Jembatan Mrican.(*)

Reporter: Rianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here