Beranda Olahraga Ribuan Persikmania Bentrok dengan Polisi

Ribuan Persikmania Bentrok dengan Polisi

BERBAGI

AGTVnews.com – Adu pukul dan lemparan batu mewarnai kemenangan Persik Kediri atas PSMP Mojokerto di Stadion Brawijaya, Selasa petang (1/8/2017). Bentrokan bukan antar kedua suporter melainkan pendukung kesebelasan Persik kediri melawan aparat kepolisian yang bertugas menjaga pertandingan.

Aparat kepolisian dari Polres Kediri Kota dan Brimob Kompi C Polda Jatim ini berniat melindungi suporter PSMP Mojokerto dari serangan Persikmania. Namun entah apa sebabnya, justru diserang dengan lemparan batu dan botol air mineral. Akibatnya, sejumlah polisi terluka terkena lemparan batu.

Kericuhan meluas hingga jalan PK Bangsa, di luar komplek Stadion Brawijaya. Ribuan suporter berusaha memblokade jalan dan melakukan teror sewaktu petugas kepolisian hendak memulangkan para pendukung tim tamu PSMP Mojokerto.

Polisi akhirnya bertindak tegas dengan memukul mundur dan membubarkan kerumunan massa. Petugas berhasil memukul mundur massa yang berjumlah ribuan orang tersebut. Bahkan, para suporter yang berada di warung dan juga di toko pun tidak luput dari pembubaran massa secara paksa ini. Mereka lari kocar kacir meninggalkan area di sekitar Stadion Brawijaya Kota Kediri.

Baca Juga:  Persik Kediri Siap Launching Tim Baru

Manajer PSMP Mojokerto Muhammad Toha yang juga menjadi korban pencegatan oleh sejumlah Persikmania mengatakan, akan menindak lanjuti kejadian tersebut. “Kita akan tindak lanjuti dengan pihak polisi dan melaporkan bukti-bukti ini ke pihak PT liga,” tegasnya.

Akibat ulah sejumlah oknum suporter tersebut, sesuai dengan aturan PT Liga, Persik Kediri bisa dikenai sanksi disiplin berupa pelarangan suporter untuk datang mendukung kesebelasannya.

Tidak ada korban jiwa dalam bentrokan tersebut. aparat keamanan dapat membubarkan massa dan memaksa meninggalkan area Stadion Brawijaya. Rombongan pemain dan suporter PSMP Mojokerto berhasil keluar wilayah Kediri dengan selamat dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.(*)

Reporter: Wiji Guntoro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here