Beranda Wisata Hiburan Seni Bantengan Kembali Eksis di Kediri

Seni Bantengan Kembali Eksis di Kediri

BERBAGI

AGTVnews.com – Berbagai macam kesenian dan budaya selalu meramaikan perayaan peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Tak ketinggalan kesenian jenis Bantengan. Kesenian bantengan ini muncul kembali pada pagelaran Karnaval di Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Jawa Timur, Sabtu sore (19/08/2017).

Seni Bantengan identik dengan kepala banteng dan dimainkan oleh 2 orang dengan iringan musik tradisional jaranan. Penampilan seni Bantengan ini sempat menghipnotis ribuan pengunjung yang memadati seluruh akses jalan yang dilalui.

Kesenian Langka Sempat Punah

Meski sederhana, namun ternyata para pemain bantengan harus memiliki kemampuan khusus dalam memainkan semua atraksi. Pemain bantengan ini harus mampu menumbangkan beberapa pohon pisang yang sengaja disiapkan para warga dan ditanam di masing-masing pinggiran jalan depan halaman rumah.

Menurut Kepala Desa Asmorobangun Puncu, Jasatin, kesenian jaranan dan bantengan ini harus dijaga kelestariannya. Salah satunya dengan ditampilkan dalam kegiatan karnaval desa.

“Seni Bantengan ini selalu ada dan tampil saat perayaan HUT RI. Di Desa kami ada sekitar 6 kelompok seni Bantengan. Masing-masing kelompok mempunyai sekitar 20 anggota. Mereka mempunyai peran yang berbeda-beda termasuk yang memainkan gamelan. Kami berharap disamping melestarikan seni Jaranan, khusus wilayah Desa Asmorobangun akan kami kembangkan untuk Seni Bantengan sehingga mampu menjadi ikon tersendiri disamping masjid yang belum pernah dimiliki daerah lain, ” ujar Jasatin.

Hal senada juga diungkapkan, salah satu ketua RT Dusun Parangagung Desa di Asmorobangun Kecamatan Puncu, Budi, selain semakin eksisnya seni Bantengan, masyarakat lingkungannya juga selalu menampilkan tokoh pewayangan. Mulai dari Punokawan, Pendowo Limo dan juga tokoh wayang yang lainnya.

“Selain untuk merayakan HUT RI sebagai wujud syukur atas jasa para Pahlawan yang memerdekakan bangsa ini, kami juga akan mengisi kemerdekaan dengan nguri-uri budaya leluhur,” terang Budi.(*)

Reporter : Rianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here