Beranda Ekonomi Bisnis Waduk Kering, Petani Nganjuk Terancam Gagal Panen

Waduk Kering, Petani Nganjuk Terancam Gagal Panen

BERBAGI

AGTVnews.com – Dua waduk di Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk, yakni waduk Sumberkepuh dan waduk Lohgawe sejak dua bulan terakhir debit airnya terus mengalami menyusut bahkan nyaris kering.

Kondisi ini berdampak pada ratusan hektar tanaman pangan dan hortikultura yang biasanya teraliri air dari dua waduk ini terancam gagal panen.

Para petani mengupayakan air irigasi dengan membuat sumur pantek, namun biaya pembuatan yang mahal menjadikan tidak semua petani mampu membuatnya. Untuk pembuatan satu titik dengan kedalaman 65 meter dibutuhkan biaya hingga Rp 9 juta. Bagi petani yang tidak bisa buat sumur gali biasanya memilih membeli air dari kelompok tani.

Tanaman petani yang sekarang mendekati masa panen yaitu tembakau, brokoli, jagung, cabe rawit dan sebagian padi. Dari berbagai jenis tanaman tersebut ada yang bahkan ada yang sudah terserang hama ulat yakni brokoli dan tembakau.

Baca Juga:  Alat Pembasmi Rumput Tanpa Obat

Menurut salah satu petani, air merupakan sumber bagi kelangsungan tanaman mereka. bila kekeringan maka akan berakibat adanya gagal panen.

“Biar tidak terkena gagal panen, petani harus memeras tenaga mencari air dengan mengandalkan sumber air dari sumur gali. Tapi kalo tidak ya beli dari kelompok tani. Bikin sumur mahal soalnya,” ujar Sumber.

Meski demikian, adanya air dari sumur gali juga tidak begitu membantu, dengan jarak yang lumayan jauh dari ladang, air yang disiramkan akan cepat mengering karena panas terik.

Petani hanya bisa pasrah dengan keadaan alam ini, sementara itu Dinas Pertanian setempat belum memberikan bantuan untuk mengatasi keadaan ini.(*)

Reporter: Bagus Jatikusumo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here