Beranda Ekonomi Bisnis Warga Binaan Lapas Tulungagung Ubah Limbah Korek Gas jadi Miniatur Motor

Warga Binaan Lapas Tulungagung Ubah Limbah Korek Gas jadi Miniatur Motor

BERBAGI

AGTVnews.com – Triyanto, warga binaan lapas kelas 2B Tulungagung Jawa Timur, mampu menciptakan beragam miniatur motor yang unik dan menarik dari bahan bekas korek gas. Meski berada di balik jeruji besi, namun kreatifitas narapidana kasus penggelapan ini tetap terasah.

Kreatifitas ini berawal dari hobi Triyanto yang suka mengotak atik motor. Warga binaan pindahan dari lapas Blitar ini, mulai membuat kerajinan miniatur motor ini sejak sekitar empat bulan lalu, saat menghuni lapas Tulungagung. Pembuatan miniatur motor ini, dilakukannya saat waktu luang, disela kegiatan di dalam lapas. Dibutuhkan ketelatenan untuk merangkai bagian-bagian korek, hingga menjadi sebuah karya yang berkualitas, dalam sehari Triyanto hanya mampu membuat satu miniatur saja.

Menurut Triyanto, dirinya selalu memperhatikan detail miniatur motor buatannya, mulai dari mesin, handle rem dan kopling, serta shock breaker. Bahkan termasuk rantai kendaraan. Rantai kendaraan ini dibuatnya dengan benang yang diambil dari celananya.

“Saya bisa tahu detail motor ini, karena dulu sering ikut balapan mas. Sekarang sedang didalam sini, jadi saya salurkan dengan membuat miniatur ini. Bahan-bahannya didapat dari tempat sampah. Kebetulan teman satu kamar dapat tugas ngumpulin sampah, jadi gampang dapatnya,”ujar Triyanto.

Dalam pembuatan miniatur motor limbah korek gas ini, nyaris tidak ada bagian korek yang terbuang. Untuk membuat satu buah miniatur, dibutuhkan tiga hingga sepuluh buah korek gas, tergantung model motor yang dibuat.

Baca Juga:  Miniatur Gamelan dan Reog Kendang Laris Jadi Souvenir

Pihak lapas kelas 2B Tulungagung  mendukung dan mengapresiasi, agar para warga binaan ini bisa terus berkarya. Namun sampai saat ini pihak lapas masih terkendala pemasaran hasil karya warga binaan.

Menurut Kasi Binadik Lapas Tulungagung, Dedi Nugroho, warga binaan ini kreatifitasnya luar biasa. Dengan alat seadanya mampu membuat hasil yang sangat bagus.

“Kreatifitas warga binaan ini sangat luar biasa. Dengan alat seadanya, ternyata mereka mampu menghasilkan karya yang unik dan menarik, yang dibuat dari bahan bekas. Ya mungkin orang-orang yang diluar sana tidak terpikirkan untuk membuat hal-hal demikian. Tapi bagi warga binaan ini bisa untuk mengisi waktu luang,”papar Dedi

Untuk saat ini miniatur motor karya Triyanto, masih beredar terbatas dikalangan warga binaan dan pengunjung lapas saja. Biasanya digunakan sebagai kenang-kenangan antar napi. Bila tidak, hasil karya Triyanto ini dibarter dengan satu hingga tiga bungkus rokok. Bila dinilai dalam uang, hanya sekitar Rp.25-30 ribu saja.

Triyanto menambahkan, ketrampilan ini akan dikembangkan sebagai bekal setelah dirinya lepas dari masa tahanan pada akhir 2017 nanti.(*)

Reporter: Wawan Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here