Beranda Wisata Hiburan Goa Pertapan, Wisata Petualangan Baru di Tulungagung

Goa Pertapan, Wisata Petualangan Baru di Tulungagung

BERBAGI

AGTVnews.com – Goa Pertapan, merupakan goa yang berada di perbukitan kapur, di Desa Sedayu Gunung Kecamatan Besuki kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Terletak di bagian selatan wilayah Tulungagung, goa ini belum banyak dikenal wisatawan, karena memang baru dibuka warga setempat. Meski demikian, goa sepanjang ratusan meter ini memiliki keindahan yang tidak kalah dengan goa Lawa di Trenggalek Jawa Timur.

Goa Pertapan baru dibuka satu tahun terakhir oleh warga desa setempat. Terletak di jalan alternatif Tulungagung- Trenggalek, wisatawan hanya perlu berjalan 100 meter untuk mencapai mulut goa. Saat menyusuri goa, wisatawan bisa menikmati stalaktit dan stalakmit yang indah. Tidak hanya itu, di goa ini terdapat sungai bawah tanah yang masih perawan. Diakhir perjalanan, anda akan menemukan sebuah telaga dengan pemandangan yang indah.

Memerlukan waktu 10 menit melewati jalan setapak berbatu dan ladang warga, wisatawan akan sampai di mulut goa yang tertutup semak belukar. Untuk menyusuri dan menikmati keindahan didalam goa pertapan, pengunjung harus berbekal lampu senter, karena kondisi goa yang masih gelap belum ada penerangan.

Goa yang masih alami ini, cocok bagi pengunjung yang berjiwa petualang, karena dalam perjalanan menyusuri goa, medan yang dilalui cukup memacu adrenalin. Lorong sempit dan menurun harus dilalui wisatawan. Namun hal itu akan terbayar, dengan suguhan keindahan stalaktit dan stalakmit, serta gemericik sungai bawah tanah yang mengalir jernih.

Setelah menyusuri lorong sepanjang tiga ratus meter, di ujung lain di mulut goa, pengunjung akan terpesona adanya pemandangan aliran sungai yang keluar dari gua, dan membentuk sebuah telaga. Telaga jernih dan berwarna biru ini dinamakan warga sendang biru.

Baca Juga:  Penemuan Goa di Areal Tambang Batu Kapur

Menurut salah satu pengunjung goa pertapan, Miftakhul Huda, sangat terkesan dengan keindahan goa pertapan ini. Meski jalan yang disusuri didalam goa sangat ekstrim tapi menyenangkan.

“Sangat menyenangkan sekali menyusuri goa pertapan ini. Didalam masih banyak stalaktit dan stalakmit yang masih muda. selain sungai bawah tanahnya air bening sekali. Masih banyak kelelawarnya juga. Bagus pokoknya, ndak kapok untuk datang kembali kesini,” ujar Miftakhul Huda.

Ketua Pokdarwis Pesona Tanah leluhur, Siswoyo mengatakan, goa pertapan yang di buka satu tahun ini sengaja disuguhkan kepada pengunjung, apa adanya. Sehingga sangat cocok bagi yang senang untuk berpetualang.

“Kami memang menyuguhkan goa ini apa adanya, sesuai denga keasliannya. Memang sangat cocok bagi yang suka bertualang. Goa ini merupakan salah satu potensi wisata, yang bisa untuk mengembangkan desa kami. Dengan kealamian dari goa ini, maka akan mengundang banyak warga masyrakat yang datang berkunjung,” ujar Siswoyo.

Pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam, untuk sekedar menikmati keasrian wisata alam perut bumi ini. Tidak ada tiket masuk bagi pengunjung yang datang. Merasakan sepoi angin semilir, dibawah teduh cerukan batu dan ditemani gemericik air mengalir, menjadi satu kenikmatan yang ditawarkan goa ini. Namun sayang, batu-batu ukiran alam ini, sudah terkotori coretan tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.(*)

Reporter : Wawan Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here