Beranda Peristiwa Krisis Air Bersih, Warga Penuhi Kebutuhan Air Dari Embung

Krisis Air Bersih, Warga Penuhi Kebutuhan Air Dari Embung

BERBAGI

AGTVnews.com – Kemarau panjang mengakibatkan sejumlah wilayah di Tulungagung Jawa Timur mengalami kekeringan. Warga mulai mengalami kekurangan pasokan air bersih, karena suplai air bersih melalui pipa-pipa ke rumah-rumah warga sering macet. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga memanfaatkan air embung untuk keperluan sehari-hari.

Puluhan warga dari tiga desa, di kawasan pegunungan selatan Tulungagung Jawa Timur, memanfaatkan air dari embung Winong atau telaga Ngambal, untuk keperluan mereka sehari-hari. Tiga desa tersebut, yakni Desa Joho, Desa Banyu Urip dan Desa Winong Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Air embung ini dimanfaatkan warga untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi, mencuci dan memberi minum ternak.

Warga terpaksa menggunakan air dari telaga ini, karena suplai air bersih dari pipa yang mengalir kerumah-rumah penduduk, sejak beberapa pekan terakhir tidak lancar. Menurut salah satu warga, Billy Setiawan, suplai air kerumah mereka hanya digilir satu minggu sekali, dan itupun tidak merata. Terkadang, rumah warga yang berada paling ujung belum kebagian air, namun suplai air telah berhenti.

“Air dari pipa-pipa yang mengalir ke rumah warga tidak lancar. Kadang itu hanya satu minggu sekali ngalir. Itupun gak semua warga kebagian airnya. Jadi untuk menghemat air, ambil air dari embung untuk minum ternak,” ujar Billy.

Sementara itu menurut warga yang lain, Iskak, ada sebagian warga yang memilih membeli air, karena tidak mau menggunakan air dari embung ini, Satu tangki air dengan kapasitas 1.200 liter, dibeli warga dengan harga antara Rp 100 ribu – Rp 200 ribu.

“Kalau gak mau makai air dari embung ini ya beli mas. Satu tangkinya kalo ndak salah harganya sekitar seratus ribu sampai dua ratusan,” ujar Iskak.

Telaga Ngambal atau embung Winong ini airnya berasal dari tadah hujan, dan bukan dari mata air. Bila musim kemarau seperti saat ini, debit air di embung juga berkurang, dan bisa dipastikan air telaga tersebut juga akan mengering.(*)

Reporter: Wawan Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here