Beranda Peristiwa Mantan Anggota DPRD Madiun Ditemukan Tewas di Mobil

Mantan Anggota DPRD Madiun Ditemukan Tewas di Mobil

BERBAGI

AGTVnews.com – Warga Desa Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun digegerkan adanya sesosok mayat yang ditemukan di dalam mobil, disekitar proyek galian C, Selasa malam (12/9/2017). Korban ditemukan tewas dalam posisi duduk. Petugas yang mendapat laporan langsung melakukan olah TKP dan memeriksa jasad korban.

Diketahui korban adalah Eko Yuli Utomo (52 tahun) warga Desa Krajan Kabupaten Madiun. Eko ditemukan tewas di dalam mobil di sekitar proyek galian c Desa Tulung Kecamatan Saradan. Korban merupakan mantan anggota DPRD Madiun periode 2009-2014.

Warga yang ada di lokasi kejadian curiga, mobil korban dari pagi hingga petang tidak berpindah tempat. Akhirnya warga beramai-ramai memeriksa mobil berplat nomor AE 1558 EN milik korban. Ternyata diketahui, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di bagian sopir.

Menurut keterangan saudara korban, Awang Nurhadi, pagi hari korban terlihat aktif saat akan meninjau proyek galian C. Diketahui bila korban memang kondisinya kurang sehat dan memiliki riwayat sakit jantung.

“Sebelumnya memang beliau ini sakit jantung, dulu sudah pernah dibawa ke rumah sakit. Ya, mungkin keluarga juga menyadari kalo beliau ini memang menderita sakit. Pas pagi tidak ada yang menemani karena memang posisi beliau ini sedang bekerja,” ujar Awang.

Baca Juga:  Mayat Pemuda Membusuk Di Hutan Adalah Korban Pembunuhan

Menurut Kanitreskrim Polsek Saradan, IPTU Samiran, dari hasil identifikasi sementara, tidak ditemukan kejanggalan pada tubuh korban. Tidak ada bekas penganiayaan ataupun luka yang mencurigakan, sehingga jenasah langsung diserahkan ke keluarga.

“Korban ditemukan oleh warga di sekitar galian C yang curiga. Awalnya korban mondar- mandir mengecek pekerjaan, karena memang korban merupakan mandor. Tapi dari pagi sampai sore kok mobil korban tidak berpindah. Akhirnya sama warga dilihat dan dipangil-pangil, tapi tidak menjawab. Warga akhirnya melapor ke Polsek Saradan, dan setelah diperiksa ternyata korban sudah meninggal,” jelas IPTU Samiran.

Setelah dilakukan visum, jenasah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi masih akan memeriksa sejumlah saksi dan juga mengamankan barang bukti di TKP.(*)

Reporter: Eko Prasetyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here