Beranda Hukum Kriminal Polisi Temukan Pelaku Pembunuhan Laki-laki di Hutan Ngancar

Polisi Temukan Pelaku Pembunuhan Laki-laki di Hutan Ngancar

BERBAGI

AGTVnews.com – Polsek Kediri Kota berhasil menangkap pelaku pembunuhan Imam Subekti yang mayatnya ditemukan di Hutan Gunung Kelud Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Pelaku ada 9 orang yang merupakan teman korban sesama anak jalanan. Dua dari pelaku dibawa ke TKP Pembunuhan, Rabu (6/9/2017).

Tempat terjadinya pembunuhan tersebut di bangunan ruko Pasar Grosir Kelurahan Ngronggo Kota Kediri. Bangunan ruko pasar ini mangkrak dan kurang penerangan. Para pelaku diminta menunjukkan barang bukti pembunuhan yang tertinggal di lokasi kejadian.

Rekonstruksi ulang ini melibatkan Unit Reskrim Polsek Kota dan Tim Identifikasi Polresta Kediri. Menurut Kapolsek Kediri Kota, Kompol Sucipto, polisi akhirnya menemukan sebuah onderdil sepeda angin berupa gear, botol bekas air mineral dan batu. Meski demikian, polisi masih meminta waktu untuk mengembangkan penyelidikan.

“Mohon waktu kami masih melakukan serangkaian penyelidikan,” ujar Kapolsek Kediri Kota.

Reka ulang yang berlangsung kurang lebih 1 jam ini menarik perhatian. Banyak warga berdatangan untuk melihat.

Sementara itu, menurut Lestari (34 tahun) pemilik warung kopi di sekitar lokasi kejadian.  Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/8/2017) lalu. Saat itu, pukul 02.30 WIB ada seorang pemuda datang ke warungnya bertanya rumah sakit yang masih buka.

Baca Juga:  Pelaku Pembacokan Teman Sendiri Menyerahkan Diri

“Ada seorang pemuda mengaku bernama Moza bertanya rumah sakit yang masih buka. Dia bilang baru saja mengeroyok seseorang dan korbannya luka parah. Saya ditunjukkan foto foto korban. Lalu saya sempat menengok korban di belakang sana. Ternyata kondisinya sudah luka parah di bagian wajahnya,” jelas Lestari.

Lestari menambahkan, saat melihat korban berada di semak semak di belakang bangunan ruko kosong setengah jadi, kondisinya luka parah, tetapi masih hidup. Disekeliling korban ada sejumlah anak jalanan. Jumlahnya kurang lebih 20 orang. Satu diantaranya perempuan.

Melihat korban terluka parah, Lestari menyarankan korban dibawa ke rumah sakit. Pelaku kemudian mengangkat korban dan pergi. Lestari pun tidak mengira, apabila korban akhirnya tewas dan jenasahnya dibuang di hutan Gunung Kelud.

“Setelah kejadian itu, mereka sudah tidak pernah datang lagi kesini. Padahal sebelumnya, anak-anak tersebut tinggal di bangunan kosong itu. Akhirnya saya didatangi pak polisi kemarin diberitahu mengenai kasus tersebut. Ternyata korban meninggal dunia dan pelakunya ditangkap polisi,” pungkas Lestari.(*)

Reporter: Wiji Guntoro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here