Beranda Peristiwa Ratusan Warga di Tulungagung Antre Dapatkan Air Bersih

Ratusan Warga di Tulungagung Antre Dapatkan Air Bersih

BERBAGI

AGTVnews.com – Kemarau panjang mengakibatkan sumur warga di Tulungagung airnya menyusut dan keruh. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, ratusan warga setiap hari harus mengantre air bersih di sebuah mushola di Desa Tanjungsari Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

Air di mushola milik Suyono ini dialirkan melalui pipa paralon dari sebuah mata air yang tidak pernah kering. Konon, air dari mata air ini rasanya lebih segar dan bisa diminum tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Setiap hari ratusan warga dari Desa Tanjungsari dan sekitarnya selalu ramai mengantre untuk menampung air bersih tersebut.

Menurut salah satu warga, Agus Susanto, warga yang mengambil air di mushola ini cukup memasukkan uang sukarela di dalam kotak. Uang tersebut nantinya digunakan untuk pemeliharaan mata air dan juga membuat jalan menuju mata air. Tidak hanya itu, uang yang terkumpul nantinya digunakan untuk memperbaiki mushola yang masih 70 persen.

Baca Juga:  Peternak Ikan Merugi Akibat Kekeringan

“Seminggu sekali saya ambil air disini, untuk keperluan minum. Memasukkan uang seiklhasnya, sebagai ganti untuk pemeliharaan mata air, dan juga mushola ini mas,” ujar Agus.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Soeroto, mengatakan, pada musim kemarau kali ini, 19 desa di 6 kecamatan di Tulungagung, berpotensi mengalami bencana kekeringan, dan kesulitan air bersih. Enam Kecamatan tersebut, Kecamatan Tanggunggunung, Besuki, Pucanglaban, Kauman, Kalidawir dan Kecamatan Rejotangan.

“Ada 19 desa di 6 kecamatan yang berpotensi kekeringan. Artinya bisa jadi terkena kekeringan, ataupun tidak. Sejauh ini, hanya warga Dusun Comanuk, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, yang telah meminta bantuan air bersih. Namun, jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya satu truk tangki air berisi 5 ribu liter. Itupun pengiriman air disesuaikan dengan permintaan warga, yakni 3 hari sekali,” ujar Soeroto. (*)

Reporter: Wawan Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here