Beranda Peristiwa Ribuan Warga Tulungagung Rebutan Paket Sembako Sembahyang Rebutan

Ribuan Warga Tulungagung Rebutan Paket Sembako Sembahyang Rebutan

BERBAGI

AGTVnews.com – Ribuan warga di Tulungagung Jawa Timur, berdesak-desakan mengantri pembagian sembako, dalam upacara sembahyang rebutan di Klenteng Tjoe Tik Kong, Sabtu (9/9/2017). Dalam sembahyang rebutan ini panitia menyediakan sebanyak 3500 paket sembako.

Antrian warga di klenteng Tjoe Tik Kong ini sudah dimulai sejak pagi hari. Warga sudah bersiap-siap untuk mendapatkan pembagian sembako dalam upacara sembahyang rebutan atau festival hantu. Paket sembako yang dibagikan berisi sejumlah kebutuhan bahan pokok, seperti beras, minyak, gula, dan mi instant.

Berbeda dengan sembahyang rebutan yang digelar sebelumnya, usai upacara sembahyang selesai warga langsung berebut. Namun kali ini, mengantisipasi kericuhan, usai sembahyang rebutan, sembako dibagikan dengan tertib. Dijaga ketat aparat Kepolisian dan TNI, pembagian sembako tersebut berjalan tertib dan lancar.

Menurut salah satu warga yang mengantri, Kristianti, paket sembako yang diterimanya ini akan digunakan untuk keperluan makan sehari-hari.

Baca Juga:  Ricuh, Pembagian Sembako Sedekah Bumi di Malang

“Saya setiap tahun ikut antri pembagian sembako dalam sembahyang rebutan di klenteng ini. Hasilnya sembako digunakan untuk makan sehari-hari,”ujar Kristianti.

 

Menurut ketua panitia Sembahyang rebutan, Lukito, sembahyang rebutan merupakan tradisi budaya masyarakat Tionghoa, sebagai bentuk penghormatan dan pemberian persembahan, pada arwah gentayangan yang tidak berkeluarga, atau ditelantarkan oleh keluarganya.

“Tujuan sembahyang rebutan ini, mengirim doa bagi arwah leluhur. leluhur siapa saja, yang mungkin terlantar, tidak ada yang mendoakan, kita doa’kan. Biasanya sembahyang rebutan ini diperebutkan. Namun untuk tahun ini kita bagikan secara tertib,” ujar Lukito.

Sembahyang rebutan ini rutin digelar setiap tahun, pada tanggal 15 bulan tujuh penanggalan Tionghoa. Setelah upacara sembahyang selesai, barang-barang atau makanan persembahan, kemudian dibagikan pada fakir miskin.(*)

Reporter: Wawan setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here