Beranda Hukum Kriminal Sebelum Tewas Dibacok Temannya, Sugeng Pesta Miras Ditemani Istri

Sebelum Tewas Dibacok Temannya, Sugeng Pesta Miras Ditemani Istri

BERBAGI

AGTVnews.com – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar masih memeriksa intensif 4 orang saksi terkait kematian Sugeng Wonarso, warga Dusun Kembang Arum Desa Wonorejo Kecamatan Talun kabupaten Blitar, Minggu malam (10/9/2017).

Mereka adalah Rendi, Widodo, Irfanto dan Sulistyani istri Sugeng. Para saksi ini terlibat pesta miras sesaat sebelum peristiwa pembacokan terjadi. Dalam pesta miras di eks lokalisasi Talun tersebut, selain 4 saksi ini masih ada satu orang lagi yakni berinisial A, yang diduga menjadi pelaku pembacokan.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Erik Pradana menjelaskan, dari keterangan saksi dan olah TKP diketahui jika korban bersama teman-temannya menggelar pesta miras sebelum peristiwa pembunuhan tersebut.

“Ada perselisihan saat pesta miras tersebut yang menjadi pemicu perkelahian. Satu orang yang diduga pelaku masih kita kejar,” ungkap AKP Arik Pradana kepada wartawan.

Dikatakan, jika sudah ditangkap maka tak menutup kemungkinan akan kami jerat dengan pasal 338 dan 351 ayat (3) KUHP tentang tindak pidana pembunuhan.

Istri Ikut Pesta Miras

Tewasnya Sugeng Wonarso dipastikan akibat bacokan temannya sendiri berinisial A. Keterangan tersebut didapat dari Sulistyani, istri Sugeng yang juga ikut dalam pesta miras sesaat sebelum perkelahian terjadi.

Baca Juga:  Perempuan Muda di Trenggalek Aniaya Bayi Hingga Tewas

Sulistyani menceritakan, suaminya pesta miras dengan temannya diantaranya Rendi, Widodo Irfanto, dan A. Saat pesta miras tersebut suaminya bertengkar dengan Irfanto dan dilerai kedua teman lainnya. Namun apa yang dilakukan Rendi dan A ini malah membuat korban gelap mata sehingga hampir terjadi perkelahian di lokasi.

Saat pesta miras sudah bubar, korban ternyata masih menyimpan dendam dengan kedua temannya yang melerai perkelahian sebelumnya. Saat keduanya pulang, korban menyusul untuk membuat perhitungan.

“Saya sempat bersama suami menyusul ke Desa Pasirharjo namun diturunkan di tengah jalan. Suami saya sudah membawa senjata tajam jenis pisau,” kata Sulistyani dihadapan penyidik Satreskrim Polres Blitar.

Berdasarkan saksi lainnya, saat itu Sugeng nekat mengejar Rendi dan A lalu mengeluarkan pisau. Karena merasa terancam akhirnya A nekat mengeluarkan clurit dan membacokkan ke leher dan tangan sehingga Sugeng tewas di lokasi kejadian.

Polisi menyita beberapa barang bukti terkait perkelahian yang menewaskan Sugeng. Diantaranya 1 buah pisau dapur ukuran 15 cm, 1 buah celurit ukuran 30 cm, dan satu motor matic warna oranye Nopol AG 3527 IH milik korban.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here