Beranda Ekonomi Bisnis Harga Gabah di Pasaran Lebih Tinggi, Serapan Bulog Hanya 47,4%

Harga Gabah di Pasaran Lebih Tinggi, Serapan Bulog Hanya 47,4%

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Serapan gabah Bulog sub divisi regional (divre) Tulungagung Jawa Timur hingga akhir tahun 2017 ini masih mencapai 27.519 ton atau sekitar 47,4 persen dari target sebesar 58 ribu ton.

Minimnya serapan gabah dari petani ini karena adanya faktor cuaca gagal panen, dan harga gabah di pasaran jauh lebih tinggi dibanding harga yang beli yang ditetapkan pemerintah.

Bulog Sub Divre Tulungagung ini memiliki wilayah kerja, Tulungagung, Kota dan Kabupaten Blitar dan Trenggalek. Angka serapan 47,4% ini lebih rendah dibandingkan serapan gabah pada tahun 2016 lalu yang mencapai 72% dari target yang ditetapkan sebesar 60 ribu ton. Dengan adanya kondisi ini Bulog masih tetap berupaya untuk memenuhi target hingga diatas 65 persen.

Menurut Kepala Bulog Sub Divre Tulungagung, Krisna Murtiyanto, minimnya serapan beras dari petani karena adanya beberapa faktor, selain faktor bencana juga harga beli dipasaran saat ini lebih tinggi dari harga yang ditetapkan pemerintah.

“Minimnya serapan gabah dari petani ini karena adanya banyak faktor. Banjir yang melanda sejumlah daerah penghasil padi, sehingga mengakibatkan gagal panen,” ujar Krisna.

Selain itu. tambahnya, harga beli gabah di pasaran saat ini lebih tinggi dari harga yang ditetapkan pemerintah. “Pemerintah menetapkan harga Rp 3.700 sementara di pasaran sudah Rp 3.900. Bahkan saat panen raya mencapai Rp 5.100, sementara Bulog hanya menawarkan harga Rp 4.070,” ujarnya.

Untuk mengimbangi harga gabah di pasaran yang lebih tinggi, pada bulan Agustus, bulog menaikkan HPP sebesar 10 persen atau sebesar Rp 4.070 per kilogam, namun harga pasaran masih lebih tinggi, yakni Rp 5.100.

Dengan kondisi ini petani, lebih memilih menjual gabahya ke pihak swasta, meski pihak Bulog telah mengimingi-imingi akan membayar kontan jika memenuhi standar yang ditetapkan.

Reporter: Wawan Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here