Beranda Hukum Kriminal Ribuan Butir Pil Dobel L Diamankan Dari Lima Residivis

Ribuan Butir Pil Dobel L Diamankan Dari Lima Residivis

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Lima residivis pengedar narkoba kembali dibekuk tim buru sergap Satreskoba Polres Tulungagung Jawa Timur. Dari kelima residivis ini berhasil diamankan ribuan butir pil dobel L, ratusan strip obat psikotropika, narkotika golongan satu jenis sabu-sabu, serta satu pucuk senjata air softgun, yang digunakan pelaku untuk menyimpan sabu.

Menurut Wakapolres Tulungagung, Kompol Andik Gunawan, pengungkapan jaringan pengedar narkoba ini, berawal penggerebekan di wilayah Kecamatan Ngantru, dengan menangkap dua orang tersangka P dan HRT, keduanya ditangkap saat tengah mengkonsumsi shabu.

Dari hasil pengembangan petugas berhasil menangkap dua pelaku lain yakni MT dan AS. Kedua pelaku tersebut ditangkap saat tengah menunggu pembeli. Bahkan dari tersangka AS turut diamankan sebuah senjata air softgun yang digunakan untuk menyimpan sabu.

“Ada dua jaringan yang berhasil diamankan petugas. Jaringan pertama yang diamankan ada empat orang tersangka, sementara satu jaringan lain, mengamankan B dengan barang bukti sabu didalam saku celananya. Ini merupakan hasil tangkapan selama operasi satu minggu ini,” ujar Kompol Andik Gunawan.

Total barang bukti yang berhasil diamankan 7,5 gram sabu beserta alat hisap, satu pistol air softgun, 15 ribu butir pil dobel L, dan 24 box psikotropika alprazolam. Satu box alprazolam yang berisi 100 butir, dijual dengan harga Rp 1 juta.

Kini kelima pelaku ditahan di Mapolres Tulungagung guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Untuk kasus kepemilikan sabu tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1, subsider pasal 127 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Sementara untuk kepemilikan pil dobel dan psikotropika, dijerat dengan undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(*)

Reporter: Wawan Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here