Beranda Hukum Kriminal Diduga Tewas Dianiaya, Makam Balita di Tulungagung Dibongkar

Diduga Tewas Dianiaya, Makam Balita di Tulungagung Dibongkar

BERBAGI

Tulungagung, AGTVnews.com – Makam Hanung, seorang balita berusia 1 tahun 10 bulan di Tulungagung Jawa Timur dibongkar petugas Polres Tulungagung Jawa Timur. Pembongkaran ini dilakukan karena diduga kematian balita tersebut tidak wajar. Diduga korban sebelum meninggal dianiaya kekasih ibunya.

Jasad Hanung, tiga hari sebelumnya dimakamkan di pemakaman umum Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Pembongkaran yang dilakukan untuk mencari tahu penyebab pasti kematian korban.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihak Satreskrim Polres Tulungagung, sebelum meninggal diduga korban mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan AF, kekasih ibu korban.

Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Yong Ferrydjon, visum luar dan dalam tersebut dilakukan oleh tim forensik Polda Jawa Timur. Hal ini untuk mengetahui seberapa dalam dan parah luka yang dialami.

“Tim forensik melakukan pengambilan sampel cairan dari dalam lambung untuk dilakukan uji laboratorium. Sementara dari hasil visum luar ditemukan adanya sejumlah luka memar di bagian perut, wajah dan kepala bagian belakang,” jelas Kapolres.

Polisi masih terus melakukan penyidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Selain itu petugas juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku, yang saat ini sudah diamankan polisi.

Kapolres menambahkan, dari pengakuan terduga pelaku, dirinya sakit hati dengan ibu korban, sehingga anaknya ini yang jadi sasaran. Saat dilakukan pemeriksaan secara maraton, terduga pelaku mengaku sempat melakukan pemukulan terhadap korban, beberapa waktu sebelum korban meninggal.

“Motifnya karena sakit hati. Ini terduga pelaku sakit hati dengan ibu korban, dan melampiaskan kepada korban. Kita masih terus selidiki kasus ini,” tambah AKBP Yong Ferrydjon.

Sebelumnya, terduga pelaku yang merupakan residivis pencurian dan sudah tiga kali masuk penjara ini, sempat mengelak dan beralibi, jika korban mengalami memar akibat terjatuh tertimpa meja di warung. Namun petugas tidak percaya begitu saja dan terus melakukan pemeriksaan secara intensif.(*)

Reporter: Wawan Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here