Beranda Pemerintahan 4 Perusahaan di Trenggalek Ajukan Penangguhan UMK

4 Perusahaan di Trenggalek Ajukan Penangguhan UMK

BERBAGI

Trenggalek, AGTVnews.com – Sebanyak 4 perusahaan di Kabupaten Trenggalek ajukan penangguhan penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 yang ditetapkan Gubernur Jawa Timur. UMK Kabupaten Trenggalek 2018 sebesar Rp 1.595.000. Pengajuan penangguhan ini karena perusahaan mengaku tidak mampu membayar sebesar UMK tersebut.

Keempat perusahaan yang mengklaim tidak mampu membayar sesuai UMK merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa koperasi. Namun upaya pengajuan penangguhan tersebut dinilai masih belum lengkap dan belum bisa diproses lebih lanjut. Ini karena pengajuan tidak dilengkapi berbagai persyaratan, seperti laporan keuangan, data karyawan serta kesepakatan antara perusahaan dengan para pekerja.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek, Bambang Sumantri, meminta perusahaan untuk melengkapi persyaratan penangguhan, sehingga bisa diajukan ke provinsi Jawa Timur.

“Kita sudah melakukan sosialisasi terhadp 50 perusahaan yang ada, termasuk koperasi. Bagi perusahaan yang mengatakan tidak mampu mengupah karyawannya sesuai dengan UMK harus mengajukan penangguhan tersebut kepada Gubernur,” jelas Bambang.

Bambang menambahkan, dalam pengajuan penangguhan, Dinas Tenaga Kerja Provinsi belum tentu akan mengabulkan, karena akan dilakukan penelitian terhadap keuangan perusahaan dan berbagai persyaratan lainnya.

Saat ini di Kabupaten Trenggalek terdapat 436 perusahaan. Namun belum bisa dipastikan tingkat kepatuhan masing-masing perusahaan terhadap pemenuhan upah bagi para karyawannya. (*)

Reporter: Muttaqien

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here