Beranda Peristiwa Atasi Tanggul Sungai Jebol, TNI, Polri, BPBD dan Masyarakat Bersinergi

Atasi Tanggul Sungai Jebol, TNI, Polri, BPBD dan Masyarakat Bersinergi

BERBAGI

Kediri, AGTVnews.com – Mengantisipasi adanya banjir susulan yang lebih besar, TNI, Polri, BPBD, Pemerintah Kecamatan dan Masyarakat Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri bersinergi melakukan kegiatan Bakti Sosial memperbaiki tanggul sungai Gampengrejo yang jebol, Selasa (9/1/2018). Tanggul sungai tersebut jebol akibat tidak kuat menahan debit air sungai yang deras akibat hujan deras selama semalaman.

Jebolnya tanggul mengakibatkan sedikitnya 40 hektar sawah terendam banjir. Pj.Kepala Desa Gampeng, Mugiono ditemui di lokasi Baksos menjelaskan, sebelum acara Bakti Sosial dimulai, pihaknya terlebih dahulu pada malam itu mengumpulkan masyarakat termasuk mengundang Muspika untuk membahas penanganan musibah akibat tanggul jebol tersebut.

“Masyarakat saya kumpulkan termasuk mengundang Muspika hingga disepakati bagaimana mengatasi tanggul yang jebol secepatnya. Ya akhirnya kami dapat bantuan sak sebanyak 2000 buah dari BPBD Kabupaten Kediri dan kita isi pasir untuk mengisi atau membendung lagi tanggul yang Jebol. Tdak hanya sak dari BPBD, namun juga ada bantuan berupa Ban bekas milik Truck dari warga sebanyak seratus buah,” ujar Mugiono.

Hal senada disampaikan oleh Danramil Gampengrejo Kapten Kav.Suradi. Intinya TNI akan selalu berada di garda terdepan bersama masyarakat untuk terjun langsung menangani bencana.

“Kejadian ini kita laporkan ke Dandim dan mendapatkan respon hingga kami menerjunkan sekitar 30 anggota secara bergiliran baik dari Koramil Gampengrejo, Ngasem, Papar, dan Purwosari serta Pagu,” ujar Kapten Kav.Suradi.

Terpisah Kapolsek Gampengrejo AKP Slamet dan juga anggotanya juga ikut terjun langsung dalam kegiatan Baksos dengan mengisi pasir ke dalam sak karung membawa mendekatkan ke bibir tanggul jebol. Sebelum diberi Tanggul sak, masyarakat memasang damping dari anyaman bambu atau sesek.

Untuk diketahui, kerusakan akibat tanggul yang jebol ini banyak tanaman milik warga yang hancur diperkiran kerugian ditaksir sekitar Rp 210 juta.

“Kebanyakan tanaman padi yang baru ditanam hilang dan terendam lumpur. Kekhawatiran warga apabila tanggul tidakĀ  segera di perbaiki maka warga akan resah apabila terjadi hujan yang lebat turun lagi,” ujar AKP Slamet.

Masih menurut AKP Slamet, pihaknya berharap dengan adanya kerja bakti ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat desa Gampengrejo khususnya para petani dan dapat menumbuhkan tali silaturrahmi antara warga masyarakat Polri dan TNI, serta berharap kedepannya agar sungai Gampeng tidak akan jebol lagi.(*)

Reporter : Rianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here