Beranda Wisata Hiburan Tradisi Turun Temurun Turuhan Pusaka Ngliman Nganjuk

Tradisi Turun Temurun Turuhan Pusaka Ngliman Nganjuk

BERBAGI
turuhan ngliman nganjuk
Pusaka Desa Ngliman Nganjuk diarak keliling desa sebelum dimandikan. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Warga Desa Ngliman Kecamatan Sawahan Nganjuk, memiliki tradisi turuhan pusaka sebagai ungkapan rasa syukur atas berkah yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tradisi turuhan pusaka dilakukan dengan menggendong pusaka Tindih Ngliman keliling kampung.

Warga Desa Ngliman terlihat antusias mengikuti prosesi kirab, dengan ikut mengiringi sesepuh desa yang menggendong pusaka. Selama prosesi kirap, warga masyarakat hanya diperbolehkan menyalakan lampu obor yang terbuat dari bambu.

Adapun pusaka yang dituruh antara lain, Kyai Bondan, Kyai Jokotruno, Kyai Endel, Kyai Kembar, Mbah Panji, dan Mbah Betik. Enam pusaka ini milik leluhur warga Ngliman, disimpan di rumah pusaka yang terletak di pintu masuk kawasan air terjun sedudo.

| Baca Juga:  Ricuh, Bupati Tetap lakukan Relokasi Pedagang Menolak

Dicuci Sebagai Tradisi Turuhan

Setelah dikirap, pusaka ini dilakukan upacara turuhan, yakni memasukkan bagian ujung pangkal pusaka ke dalam air yang diambil dari sumber air sedudo, dicampur beberapa bunga. Setelah dituruh, pusaka dimasukan lagi ke dalam wadah yang natinya akan dikirap menuju tempat penyimpanan pusaka.

| simak video berita ini:

Dengan tradisi ini, warga Ngliman berharap berkah yang maha kuasa agar hasil pertanian mereka melimpah dan lokasi wisata air terjun sedudo dijauhkan dari mara bahaya.(*)

Reporter: Tim liputan AGTV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here