Beranda Wisata Hiburan Es Pleret Minuman Segar Khas Blitar

Es Pleret Minuman Segar Khas Blitar

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Es Pleret merupakan kuliner khas Blitar yang melegenda. Selain dikenal sebagai tempat makam Bung Karno, Kota Blitar juga memiliki satu kuliner yang melegenda yakni es pleret. Meskipun saat ini sudah tidak banyak penjual makanan tradisional ini, namun ketenarannya sebagai minuman bercita rasa gurih dan segar tetap dicari orang.

Salah satu penjual es pleret yang tetap eksis adalah kedai milik Sri Utami, di Jalan Bintaro Kota Blitar. Kedai ini sudah hampir dua puluh tahun menjajakan es pleret, yang menjadi minuman khas Kota Blitar.

Es Pleret Disajikan Mirip Dawet

Sepintas hampir tidak ada perbedaan antara es pleret khas Blitar dengan es dawet pada umumnya. Yang membedakan adalah terdapat bulatan-bulatan pleret yang terbuat dari tepung beras.

Pembeli es pleret di kedai Sri Utami bukan hanya warga sekitar, namun juga warga dari luar kota. Selain rasanya yang unik, ada sensasi tersendiri saat menggigit bulatan pleret yang didalamnya terdapat gula jawa. Para pelanggan mengaku, jika berkunjung ke blitar namun belum menikmati segarnya es pleret berarti belum benar-benar berada di Kota Blitar.

| Baca Juga:  Pesona Air Terjun Selangab

Dalam sehari kedai Sri Utami mampu menghabiskan 5 kilogram beras sebagai bahan dasar untuk membuat pleret. Dalam proses pembuatanya, mula-mula tepung beras dibuat bulatan besar lalu ditanak. Setelah masak, bulatan beras diangkat dan dihaluskan. Usai dicampur dengan sedikit air, bulatan-bulatan pleret dibentuk dengan menggunakan media dari bambu.

Dengan dijual seharga Rp 3.000 per gelas, usaha yang digeluti Sri Utami secara turun temurun dari orang tuanya tersebut dalam sehari mampu menghasilkan omzet hingga Rp 300 ribu.

Setiap hari Sri Utami berjualan es pleret mulai pukul sembilan pagi hingga pukul dua siang. Dengan selalu mengutamakan kwalitas bahan pilihan membuat minuman es pleret Sri Utami slalu habis ludes diserbu pelanggan.(*)

Reporter: Suko Fitriono

Baca Juga: Sejarah Kerajaan Kediri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here