Beranda Peristiwa Ricuh Siraman Gong Kyai Pradah

Ricuh Siraman Gong Kyai Pradah

BERBAGI

Blitar, AGTVnews.com – Ritual jamasan Gong Kyai Pradah di Alun-alun Lodoyo Kabupaten Blitar, diwarnai aksi kericuhan, Selasa (13/12/2016). Ribuan pengunjung terlibat aksi saling dorong ketika berebut gunungan sesajen, hingga menyebabkan pagar pembatas jebol. Bahkan beberapa orang ibu-ibu sempat terjatuh dan terinjak-injak karena didorong oleh pengunjung lain.

Begitu usai didoakan, ribuan warga yang sejak pagi menunggu, langsung berlarian untuk saling berebut isi gunungan prosesi jamasan Gong Kyai Pradah. Bahkan, sebuah pagar pembatas yang ada dibagian luar pendopo alun-alun juga jebol.

| Baca Juga:  Ini Rekam Jejak Ketua JAD Jatim Asal Blitar

Bukan itu saja, beberapa orang ibu-ibu yang semula berniat untuk ikut berebut gunungan, sempat terjatuh dan terinjak-injak akibat didorong oleh pengunjung lainya.

Selain isi gunungan, air dan bunga bekas jamasan Gong Kyai Pradah juga diperebutkan ribuan warga. Mereka menunggu dibawah menara tempat jamasan, agar terkena cipratan air dan bunga.

Cikal Bakal Kadipaten Ludoyo

Menurut Bupati Blitar, Rijanto, kegiatan jamasan Gong Kyai Pradah bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya jawa secara turun-temurun. Serta sebagai wujud syukur warga Lodoyo kepada Tuhan karena telah diberikan ketentraman dan kedamaian.

| Baca Juga:  Toko Swalayan Terbakar, Pemilik Merugi Miliaran Rupiah

Para pengunjung jamasan, meyakini jika bisa mendapatkan air serta kembang bekas jamasa Gong Kyai Oradah, akan bisa mendatangkan banyak rizki, panjang umur dan kesehatan serta dijauhkan dari marabahaya.

Ritual jamasan Gong Kyai Pradah merupakan tradisi yang digelar setiap memasuki bulan maulud, untuk menyucikan gong sebagai cikal bakal berdirinya Kadipaten Ludoyo Blitar.(*)

Reporter: Suko Fitriono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here