Beranda Hukum Kriminal Bupati Mojokerto Dilaporkan Curi Asset Negara

Bupati Mojokerto Dilaporkan Curi Asset Negara

BERBAGI

Mojokerto, AGTVnews.com – Ratusan warga dari 5 desa di Kecamatan Gondang dan Jatirejo Kabupaten Mojokerto mendatangi Polres Mojokerto, Kamis siang kearin. Mereka melaporkan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasha terkait dugaan ikut serta dalam pencurian aset negara berupa illegal mining berkedok normalisasi sungai.

Warga datang ke Mapolres dengan membawa poster berisi tuntutan, serta menyerahkan surat laporan tentang bukti-bukti adanya kesengajaan mengeruk sungai tanpa izin. Diantaranya berupa video pengangkutan hasil pengerukan batu di sungai Landaian dan Jurang Cetot yang masuk wilayah Jatirejo dan Gondang. Material tersebut diduga dibawa ke PT Musika, perusahaan pemecah batu milik keluarga Bupati.

| Baca Juga:  Prihatin, Sejumlah Sungai di Kota Blitar Dipenuhi Sampah

Selain melaporkan Bupati, warga juga melaporkan sejumlah pejabat yang diduga ikut serta dalam usaha galian tersebut. Diantaranya Kepala Dinas PU Pengairan yang lama, Camat Jatirejo, Kepala Pengairan Jatirejo dan Pelaksana Normalisasi Sungai.

Warga mendesak pihak kepolisian agar tidak tutup mata terhadap kasus ini. Pasalnya setelah dihentikan paksa warga pada akhir Januari lalu, polisi tak kunjung bersikap tegas terhadap pelaku pengerukan batu. Bahkan sebanyak 7 alat berat yang diusir warga masih dibiarkan di lokasi semula.

Menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga, Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso mengatakan akan mengkaji laporan tersebut. Dia menampik tudingan bahwa pihaknya mengulur-ngulur waktu penyidikan kasus ini. (*)

| Baca Juga:  Minim Kesadaran Jadi Kambing Hitam Kotornya Sungai di Kota Blitar

Reporter: Nanang Fatkurroji.