Beranda Ekonomi Bisnis Pecel Khas Kediri Tetap Pedas Saat Cabai Mahal

Pecel Khas Kediri Tetap Pedas Saat Cabai Mahal

BERBAGI

Kediri, AGTVnews.com – Disaat harga cabe melambung, salah satu produk makanan khas Kediri yakni bumbu pecel justru semakin banyak diminati dan diburu pecinta kuliner nusantara.

Seperti diakui Mukti, produsen bumbu pecel asal Tepus Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Usaha pembuatan bumbu pecel yang sudah dirintis 20 tahun silam ini malah kebanjiran order dari luar kota. Diantaranya Bekasi, Jakarta, Semarang dan Malang. Baca Juga: Wisata Murah Meriah Taman di Kota Kediri.

Setiap harinya Mukti bisa memproduksi bumbu pecel hingga 3 kwintal. Meski harga cabai melambung, Mukti tidak berani mengurangi takaran cabe yang ada dalam komposisi bumbu pecel karena cita rasa kualitasnya akan berkurang. Dia memilih mengurangi keuntungan demi memuaskan pelanggannya.

| Baca Juga:  5 Daerah di Jawa Timur Ini Memiliki Pecel yang Endes

Jaga Kualitas Demi Konsumen

Dalam proses pembuatan bumbu pecel dalam setiap harinya Mukti harus membeli cabai sebanyak 1 kwintal yang didapat di Pasar Grosir Ngronggo Kota Kediri. Cabai yang dipergunakan untuk bahan baku berupa cabai kecil dan cabai besar.

Beruntung disaat harga cabai naik, bahan baku lainya untuk memproduksi bumbu pecel justru turun. Hal inilah yang melatar belakangi Mukti tidak menaikan harga bumbu pecel buatannya.

Untuk memanjakan rasa konsumen, bumbu pecel ini dibuat dengan 2 kategori yakni bumbu pecel dengan rasa pedas sedang dan ekstra pedas. Dengan citra rasa bumbu pecel yang enak tak rugi jika konsumen merogoh kocek hanya  Rp ?26 ribu tiap 1 kilogramnya. (*)

| Baca Juga:  Sosialisasi Pentingnya Legalitas Bagi UMKM

Reporter: Fendhy Lesmana