Beranda Pemerintahan Distributor Jamu Berbahaya Digrebek Petugas BBPOM

Distributor Jamu Berbahaya Digrebek Petugas BBPOM

BERBAGI

Tulungagung – Ribuan produk jamu berbahaya tanpa ijin edar berhasil diamankan tim gabungan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM), aparat kepolisian dan Dinas Kesehatan Tulungagung. Operasi penggerebekan dilakukan di gudang milik Triono, seorang distributor jamu yang berada di Desa Tapan Kecamatan Kedungwaru Tulungagung Jawa Timur.

Di dalam gudang tersebut, petugas menemukan ratusan karton produk jamu ilegal siap edar. Meski pada karton kemasan jamu tertera nomor register BBPOM, namun dipastikan nomor register tersebut palsu. Pasalnya setelah dilakukan pengecekan, produk-produk  jamu tersebut ternyata tidak terdaftar di database BB POM.

| Baca Juga:  Hari Jadi Provinsi, Pemkab Kediri Akan Tingkatakan Kemampuan UMKM

Dari data penjualan yang didapatkan petugas, diketahui distributor jamu ini telah menjalankan bisnisnya sejak 3 tahun terakhir, dan mendapatkan barang dari dua suplier di luar kota. Total ada sekitar 14 item produk jamu berbagai jenis yang disita, kebanyakan merupakan produk jamu pegal linu dan asam urat.

Menurut Kepala Seksi Penyidikan BB POM Surabaya, Siti Amanah, ribuan produk jamu ilegal ini selanjutnya diamankan di kantor BB POM Surabaya agar tidak beredar di masyarakat. Pihak BB POM juga akan melakukan pengembangan untuk mengungkap produsen produk jamu yang dinilai berbahaya tersebut.

| Baca Juga:  Bupati Kediri Resmikan Rumah Sakit Simpang Lima Gumul

Produk-produk jamu tanpa ijin edar, yang diproduksi tanpa pengawasan BB POM ini, dikhawatirkan mengandung bahan kimia obat berbahaya, dan proses produksinya tidak sesuai dengan cara pembuatan obat tradisonal yang baik. Berbagai jenis jamu ini bila dikonsumsi akan berbahaya bagi kesehatan. (*)

Reporter: Wawan Setyawan.