Beranda Hukum Kriminal 9 Pelaku dan Penadah Curanmor Dibekuk Polres Kediri

9 Pelaku dan Penadah Curanmor Dibekuk Polres Kediri

BERBAGI
Kapolres Kediri AKBP Sumaryono (tengah) menunjukkan onderdil motor hasil curian

AGTVNEWS.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri menangkap 2 pelaku pencurian kendaraan bermotor dan 7 penadah yang beroperasi di wilayah hukum POlres Kediri. Bersama 9 tersangka tersebut, polisi juga mengamankan 7 sepeda motor berbagai merek yang menjadi barang bukti.

Kapolres Kediri AKBP Sumaryono dalam jumpa pers Jumat (26/05/2017) mengatakan, pengungkapan 2 orang pelaku pencurian dan 7 orang pelaku penadahan kendaraan bermotor ini berawal dari pengembangan pihak Buser Polres Kediri.

“Pelaku ini satu komplotan curanmor. 2 orang bertugas sebagai eksekutor dan 7 lainnya bertugas menjual hasil kejahatan. Mereka mengincar motor yang ditinggal pemiliknya dengan menggunakan nak kunci palsu. Sudah beraksi di 12 TKP,” terang Kapolres Kediri.

| Baca Juga:  Siswa Kelas 6 SD Hilang di Sungai Brantas

Untuk pelaku pencurian adalah Icuk Prasmono (32 tahun) warga Desa Ringin Rejo Kecamatan Ringin Rejo Kediri, dan Nanang Supriadi (23 tahun) warga Desak Jambean Kecamatan Keras Kediri. Icuk Prasmono yang merupakan otak komplotan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki karena mencoba kabur saat ditangkap.

Kedua pelaku ini dijerat pasal 363 KUHP yakni melakukan pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara untuk 7 penadah yakni Iman Supingi alias Pengek (33 tahun) warga Desa Purwodadi Kecamatan Ringin Rejo Kediri, Sunardi (37 tahun) warga Desa Pitung Roto Kecamatan Mojo Kediri.

| Baca Juga:  KPUD Kabupaten Kediri Tutup Pendaftaran Parpol Tepat Waktu

Kemudian Jihan (54 tahun) warga Desa Modangan Kecamatan Nglenggok Blitar, Slamet Mustofa (42 tahun) Warga Desa Kawedusan Kecamatan Nglenggok Blitar, Yuli Santoso (47 tahun) Warga Desa Modangan Kecamatan Karanganyar Blitar dan Yulianto (31 tahun) warga Desa Modangan Kecamatan Karanganyar Blitar. Ketujuh tersangka ini akan dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Kapolres Kediri meminta masyarakat untuk senantiasa waspada apabila meninggalkan kendaraan bermotor. “Bila ditinggal cukup jauh usahakan selalu menggunakan kunci tambahan,” saran Kapolres Kediri.(*)

Reporter: Tim Liputan AGTV.