Beranda Ekonomi Bisnis Ibu Rumah Tangga adalah Pengendali Inflasi Daerah

Ibu Rumah Tangga adalah Pengendali Inflasi Daerah

BERBAGI
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengajak para ibu muda untuk belajar tentang inflasi

AGTVNEWS.com – Para ibu khususnya di Kota Kediri harus mengenal apa itu inflasi. Karena sesuai hasil survey, para ibu menjadi pengambil keputusan dominan untuk membelanjakan uangnya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Pemerintah Kota Kediri dan TPID Kota Kediri menggelar dan meresmikan acara Gerakan Ibu Peduli Inflasi di kantor perwakilan Bank Indonesia Kediri, Rabu siang (24/05/2017).

Acara ini dihadiri oleh kepala perwakilan Bank Indonesia Kediri, Djoko Raharto, Kepala BPS Kota Kediri Ellyn T Brahmana, Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar, dan secara resmi dibuka oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Dalam sambutannya, Walikota Kediri mengungkapkan bahwa para ibu muda rentang usia 22 sampai 29 tahun, harus diberi edukasi agar mengelola keuangan lebih bijak dan tidak berlebihan dalam berbelanja khususnya pada bulan ramadhan, natal, dan hari raya.

Tujuan dari diadakannya acara ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu di Kota Kediri tentang arti kata inflasi. Dengan pemahaman tersebut, maka ibu-ibu akan lebih bijak dan rasional dalam membelanjakan uangnya, khususnya saat menghadapi hari-hari besar keagamaan dengan cara tidak berbelanja berlebihan.

| Baca Juga:  Sumur Ambles Capai 123 Unit, Ratusan Lainnya Sudah Terancam

Menurut Kepala BPS Kota Kediri Ellyn T Brahmana, diharapkan dengan adanya gerakan ini ada perubahan pola dalam melakukan pembelian barang saat mendekati bulan ramadhan agar harga-harga tidak melambung tinggi. Karena apabila peminat suatu barang dagangan tersebut naik, maka produsen dengan otomatis akan menaikkan harga dari barang tersebut.

Sedangkan menurut Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar, melalui rantai PKK diharapkan bisa menyebarkan gerakan ini agar para ibu PKK dapat memahami arti inflasi sehingga para ibu PKK bisa bijak untuk membelanjakan uang.

Kota Kediri sebelumnya sudah melakukan banyak terobosan untuk mengendalikan inflasi. Diantaranya membuat nota kesepahaman (MoU) dengan distributor, pemasok, dan stake holder terkait. Pemerintah Kota Kediri juga melakukan operasi pasar murah di tiap kelurahan untuk menjaga harga tetap stabil menjelang puasa Ramadhan, Idul Fitri, Natal dan tahun baru. (*)

Reporter: Vicky Mahardika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here