Beranda Hukum Kriminal Warga Sekitar Kaget Beras Sujoko Dicurigai Mengandung Pemutih Pakaian

Warga Sekitar Kaget Beras Sujoko Dicurigai Mengandung Pemutih Pakaian

BERBAGI
Warga sekitar gudang milik Sujoko kaget dengan penggerebekan polisi

AGTVNEWS.com – Sejumlah warga Desa Tepas Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar mengaku kaget gudang penggilingan dan pemolesan beras milik Sujoko (40 tahun) dicurigai mengandung pemutih pakaian. Warga yang tinggal di sekitar gudang mengaku tidak menaruh kecurigaan sama sekali.

Menurut Kepala Desa Tepas Iin Irawati, dirinya dan warga lainnya tidak mengetahui jika penggilingan Sujoko memproduksi beras berpemutih pakaian. Sebab dari aktifitasnya terlihat biasa-biasa saja.

Iin Irawati menjelaskan, penggilingan beras tersebut sudah ada sejak belasan tahun silam bahkan sejak ia masih muda. Namun sekitar 3 atau 4 tahun terakhir, Sujoko mulai melakukan pengemasan produk beras dengan beberapa merek dagang.

| Baca Juga:  Masuk Dalam Bursa Pengganti Azwar Anas, Walikota Blitar Menolak

Berita Terkait: Polres Blitar Gerebek Pengoplos Beras Bercampur Pemutih Pakaian

“Kita hanya tahu pak Sujoko memproduksi beras poles dan dijual dengan kemasan 25 kilogram. Semua nampak wajar-wajar saja sampai hari ini kita mendapat kabar penggerebekan tersebut. Tentu saja kami kaget,” ungkap Kades Tepas kepada wartawan, Selasa (30/05/2017).

Beras yang didapat Sujoko selama ini dipasok dari warga sekitar, yang notabene adalah petani. Sedangkan untuk peredaran beras, Sujoko menyuplai daerah sekitar Kesamben selatan dan utara serta warga yang hendak hajatan.

“Kami tidak pernah tahu rasa dari beras pak Sujoko. Karena warga sekitar cukup dengan hasil panennya masing-masing,” pungkas Kades Tepas.

| Baca Juga:  Tipu 750 Juta Bermodal KTP Palsu

Seperti diketahui, ada 3 jenis packaging beras produksi Sujoko. Yang pertama dengan merek PAK TANI dijual dengan harga Rp 7.500/kilogram, MANWAR dan SALMON dijual dengan harga Rp 8.500/kilogram.

Kini, gudang tersebut diberi garis polisi dan Sujoko diamankan di Polres Blitar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Seperti diketahui, Tim Satgas Pangan Polres Blitar menggerebek gudang milik Sujoko yang diduga melakukan pengoplosan beras berkualitas rendah menjadi beras premium dengan mencampur pemutih pakaian.(*)

Reporter: Didik Setiawan.