Beranda Ekonomi Bisnis Bunga Rosela Lereng Gunung Wilis Jadi Bisnis Andalan Kembali

Bunga Rosela Lereng Gunung Wilis Jadi Bisnis Andalan Kembali

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Geliat budidaya bunga rosela kembali semarak di Desa Selopanggung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri belakangan ini. Kondisi ini tidak lepas kembali melejitnya harga bunga kering rosela mencapai harga Rp 85 ribu per kilogram.

Sumiati, salah satu petani sekaligus pedagang bunga rosela asal Desa Selopanggung Kecamatan Semen menuturkan, stok bunga rosela kini mulai langka karena panen raya sudah memasuki masa akhir. Selain itu, banyak petani rosela yang mengganti jenis tanamannya karena harga jualnya sempat terpuruk sejak tahun 2011 lalu.

“Sekarang ini permintaan sedang bagus-bagusnya. Dalam kondisi permintaan tinggi saat ini, harganya ikut meningkat dari sebelumnya Rp 65 ribu menjadi Rp 85 ribu rupiah per kilogramnya,” ungkap Sumiati.

Di sentra pertanian rosela desa Selopanggung ini semula terdapat ribuan petani yang membudidayakan tanaman ini. Namun belakangan jumlahnya merosot tajam karena harganya sempat anjlok hingga Rp 5 ribu per kilogram. Saat ini petani mulai menanam kembali tanaman rosela setelah melihat peningkatan harga jual dan permintaan pasar kembali bergeliat.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Mutasi 94 Pejabat Eselon III dan IV

Sentra pertanian rosela lereng Gunung Wilis ini memproduksi dua jenis bunga rosela yaitu berwarna merah dan ungu. Bunga ini memiliki banyak khasiat, selain untuk minuman seduh seperti teh juga bisa mengobati berbagai macam penyakit seperti menurunkan tekanan darah tinggi dan diet.

Saat ini permintaan pasar luar kota pada bunga rosela kering mencapai 6 ton per bulan. Permintaan tersebut berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Dari kebutuhan pasar tersebut, petani Kecamatan Semen hanya mampu mensuplai sekitar 2 ton saja.(*)

Reporter: Tim Liputan AGTV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here