Beranda Pemerintahan Walikota Blitar Ingatkan Pentingnya Persatuan dalam Kebhinekaan

Walikota Blitar Ingatkan Pentingnya Persatuan dalam Kebhinekaan

BERBAGI
Walikota Blitar Samanhudi Anwar memimpin upacara hari lahir Pancasila

AGTVNEWS.com – Pemerintah Kota Blitar memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni dengan berbagai kegiatan. Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, acara Grebeg Pancasila kali ini diselenggarakan mulai sore hari hingga tengah malam.

“Biar semua berjalan sempurna tanpa mengganggu ibadah puasa, makanya acara ini kami laksanakan sore sampai tengah malam,” ujar walikota Blitar Samanhudi Anwar, Rabu (31/5/2017).

Secara pribadi Samanhudi mengaku sangat bersyukur, karena upayanya untuk memperjuangkan peringatan hari lahir Pancasila mendapat restu Presiden Joko Widodo. “Walaupun tiap tahun Kota Blitar selalu menggelar ritual peringatan Hari Lahir Pancasila, namun baru tahun ini diakui pemerintah,” terangnya.

Dengan tema “Saya Indonesia, Saya Pancasila” acara dimulai pukul 15.30 WIB, yakni Bendholan Pusaka atau pemindahan pusaka dari rumah dinas Walikota Blitar di Jl. Sudanco Supriyadi diarak menuju kantor Pemkot Blitar.

Pusaka yang disimpan rapi dalam tiga peti kayu itu berupa Teks Pancasila, Teks Pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 dan Bendera Merah Putih. Selain itu ada ukiran kayu Burung Garuda dan photo Bung Karno. Benda pusaka tersebut merupakan peninggalan Bung Karno di Kota Blitar yang selama ini disimpan di Istana Gebang Jl. Sultan Agung.

| Baca Juga:  Ricuh, Ratusan Warga Berebut Tumpeng

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan tembang Macapat yang mengkisahkan sejarah lahirnya Pancasila. Jeda acara digunakan untuk buka puasa bersama dan sholat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung Kota Blitar.

Acara selanjutnya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Aloon-Aloon Kota Blitar dimulai tepat pukul 20.00 WIB.

Dengan membacakan sambutan Presiden Jokowi, Walikota Blitar Samanhudi mengingatkan warga Indonesia khususnya warga Kota Blitar untuk bersama menjaga semangat persatuan dalam kebhinekaan. Selain itu juga disampaikan ketegasan pemerintah dalam menindak semua unsur yang bisa menggoyang keutuhan NKRI.

“Saya berharap, warga Blitar bisa benar-benar menjaga keberagaman ini supaya menjadi contoh bagi daerah lainnya,” pungkas walikota Blitar.

Kemeriahan Pawai Lampion

Salah satu rangkaian peringatan hari lahir Pancasila adalah iring-iringan tumpeng Grebek Pancasila, yang diikuti oleh puluhan peserta pawai lampion dari alun-alun kota Blitar menuju makam Bung Karno. Puluhan ribu pengunjung memadati jalan Semeru hingga jalan Ir. Sukarno.

| Baca Juga:  Warga Sekitar Kaget Beras Sujoko Dicurigai Mengandung Pemutih Pakaian

Pawai diikuti ratusan pelajar beserta seluruh jajaran SKPD Kota Blitar dengan membawa peragam jenis lampion. Pawai lampion ini selain sebagai bentuk rasa nasionalisme, juga untuk mengiringi kirab Lambang Pancasila, foto Sang Proklamator, lima buah gunungan raksasa, serta Sang Saka Merah Putih yang di kirab dari alun-alun menuju makam Bung Karno.

Tak hanya itu iringan lampion dengan berbagai bentuk serta model ini merupakan perwujudan dari gambar lima sila yang terkandung dalam Pancasila. Yang dimulai dari lambang dasar negara Pancasila, bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng hingga padi kapas.

Pawai lampion ini juga untuk mengingatkan warga, agar selalu ingat akan sejarah berdirinya Pancasila. Pasalnya saat ini, banyak warga yang sudah lupa kapan berdirinya Pancasila itu sendiri, serta bagaimana harus mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.(*)

Next : Kontraktor kubah masjid

Reporter: Didik Setiawan.