Beranda Wisata Hiburan Kebun Kopi Karanganyar Blitar Sajikan Wisata Alam dan Nikmatnya Ngopi

Kebun Kopi Karanganyar Blitar Sajikan Wisata Alam dan Nikmatnya Ngopi

BERBAGI

AGTVnews.com – Lereng gunung Kelud menyimpan berbagai pesona wisata, baik itu wisata sejarah maupun wisata alam. Salah satunya Kebun Kopi Karanganyar, yang terletak di di Desa Modangan Kecamatan Ngegok Kabupaten Blitar. Di perkebunan kopi ini, wisatawan akan dimanjakan dengan nikmatnya kopi di tengah hamparan kebun kopi yang sejuk dan rindang.

Kebun Kopi karanganyar merupakan perkebunan peninggalan jaman Belanda. Berdiri pada tahun 1874 oleh seorang warga Belanda bernama H.J. Velsink. Kemudian pada perang kemerdekaan, perkebunan ini dilanjutkan pengelolaannya oleh seorang mandor pribumi, Denny Mohamad Roshandi.

Karena didirikan di era kolonial, maka tidak aneh ketika masuk ke tempat wisata ini, kita akan menemukan bangunan besar kokoh peninggalan jaman Belanda. Bangunan ini memang merupakan bangunan asli pada jaman Belanda yang usianya sudah ratusan tahun.

Kebun Kopi Karanganyar atau dalam ejaan Belanda dikenal dengan nama De Karanganjar Koffieplantage berubah dari sebuah kebun kopi biasa menjadi sebuah destinasi wisata alam dan sejarah.

Rute ke Kebun Kopi Karanganyar memang sedikit sulit. Lokasi kebun kopi ini jauh dari pusat perkotaan, namun bagi anda yang tidak membawa kendaraan pribadi, anda bisa menyewa transportasi online. Untuk kendaraan bermotor dari Stasiun Blitar ke kebun kopi ini, anda akan dikenakan tarif Rp 26 ribu. Sementara bila memakai online mobil, tarif yang dikenakan Rp 70 ribu untuk 4 orang.

Untuk anda yang memakai kendaraan pribadi, maka patokan paling mudah adalah menemukan loasi candi Penataran. Dari lokasi ini akan mudah menemukan jalan ke Kebun Kopi Karanganyar. Dari Candi Penataran ini berjarak sekitar 6 kilometer arah timur.

Paduan Wisata Sejarah dan Kekinian

Sementara itu, begitu tiba di pintu masuk, wisatawan akan disambut penjaga pintu yang memakai pakaian jaman Belanda. Tiket masuk Kebun Kopi Karanganyar yang dikenakan bagi wisatawan sebesar Rp 15.000. Dengan tiket masuk ini, anda sudah bisa menikmati pemandangan asri kebun kopi jaman Belanda sekaligus anda bisa belajar mengenai tanaman kopi sekaligus mereguk kenikmatan kopinya.

Staf Promo Kreatif dan Public Relation Kebun Kopi Karanganyar, Nurul Hidayati mengatakan, Karanganyar tidak hanya menyediakan wisata alam saja, namun juga menyediakan wisata paket bermalam.

“Karanganyar menyediakan paket bermalam Rp 400 ribu, ini sudah plus sarapan dan berwisata di kebun kopi yang luasnya lebih dari 20 hektar,”jelas Nurul.

| Baca Juga:  Jelang Puasa, Tim Satgas Lakukan Sidak Harga Di Pasar

Saat masuk ke tempat wisata ini, pengunjung akan melihat sebuah bangunan Belanda yang mirip dengan kantor. Sejak awal didirikan ratusan tahun lalu, hingga saat ini, bangunan tersebut tetap difungsikan sebagai kantor De Karanganjar Koffieplantage.

Di sebelah kanan kantor De Karanganjar Koffieplantage, terdapat sebuah rumah besar dan megah berarsitektur Belanda. Rumah ini disebut dengan rumah Lodji. Rumah Lodji ini merupakan tempat tinggal dari keluarga Roshandi. Terdapat berbagai peninggalan barang kuno dan antik di tempat ini. bahkan ada salah satu kamar di rumah Lodji, yang dulunya sebagai kamar singgah Preside Ri yang pertama, Bung Karno.

Sampai saat ini, kamar singgah Bung Karno, di kamar 806 tersebut tetap terjaga keasliannya. Beberapa barang peninggalan bung Karno masih bisa kita jumpai diantaranya tas, topi, keris serta beberapa buku yang sering dibaca.

Lelah menyusuri hamparan kebun kopi, anda bisa melepas penat disebuah kafe bergaya kolonial. OG Kafe merupakan sebuah singkatan dalam bahasa Belanda yakni ‘Onze Grooutders Cafe’. Dalam bahasa Indonesia berarti Kafe kakek-nenek. Satu yang istimewa, pelayan di kafe ini terkadang adalah bule-bule. Bule-bule memang sengaja datang ke Karanganyar untuk berlibur dan mengisi waktu luang mereka.

Di sebelah OG kafe terdapat Resko yang merupakan singkatan Resto Perangko. Seperti namanya, di Resko ini selain menikmati hangat kopi seduhan, wisatawan juga bisa menikmati berbagai koleksi perangko kuno. Perangko Indonesia pertama kali, yang bergambar Sukarno bisa anda temukan disini. Tidak hanya kopi, berbagai macam kuliner khas Blitar juga bisa anda bikmati di Resko ini.

Salah satu pengunjung yang datang ke Karanganyar, Mira mengaku sangat puas berlibur ke tempat ini. Anak-anak bisa dengan leluasa bermain di taman bermain, sementara orang tuanya bisa merasakan nikmat kopi dan juga masakah khas Blitar.

“Senang sekali berada disini, tempatnya sejuk dan nyaman. Anak-anak bisa bermain dengan aman. Sementara kita yang tua-tua bisa merasakan kopi dan juga berwisata sejarah juga,” jelas wanita yang tinggal di Batam ini.

Karanganyar menawarkan sebuah konsep wisata edukasi kopi dan juga tentang wisata sejarah. Dua konsep ini berpadu menjadi satu alternatif pilihan bagi anda, yang ingin berlibur sekaligus menambah pengetahuan. terlebih bagi anda pecinta kopi, akan sayang sekali jika anda lewatkan wisata yang satu ini.(*)

Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here