Beranda Pemerintahan Tarif Kios Naik Berlipat, Pedagang Pasar Adukan Nasib ke Dewan

Tarif Kios Naik Berlipat, Pedagang Pasar Adukan Nasib ke Dewan

BERBAGI

AGTVNEWS.com – Sejumlah pedagang pasar Desa Sumberbening Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun resah karena harga kios pasar yang mereka tempati sewanya naik 8 kali lipat. Akhirnya belasan pedagang mengadukan nasib mereka ke DPRD Kabupaten Madiun, Jumat (7/7/2017).

Kedatangan para pedagang ini diterima jajaran komisi A DPRD Kabupaten Madiun. Di kantor dewan ini warga mengeluhkan tarif sewa kios pasar yang sebelumnya Rp 500 ribu pertahun, pada bulan Juli ini meningkat menjadi Rp 4 juta per-tahun.

Menurut ketua Paguyuban Pedagang Pasar, Budi Santoso, kenaiknya harga yang drastis ini dinilai mencekik pedagang pasar. “Pedagang keberatan dengan kenaikan harga sewa kios ini, naiknya juga tidak tanggung-tanggung dari Rp 500 ribu setahun jadi Rp 4 juta setahun. Kenaikan ini bikin pedagang terbebani,” ujar Budi.

| Baca Juga:  Proyek Jadi Bancakan DPRD, Kontraktor Demo

Rapat gelar pendapat yang digelar di kantor dewan Kabupaten Madiun ini tidak hanya dihadiri pedagang pasar saja, namun juga pihak perangkat desa setempat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Madiun.

Menurut kepala desa Sumberbening, Suyati, perubahan tarif sewa kios pasar sudah dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 tahun 2013 tentang kewenangan desa terkait penentuan tarif sewa kios pasar menjadi hak dan kewenangan pemerintah desa.

“Penentuan besarnya sewa kios pasar itu sudah menjadi kewenangan dari pemerintah desa, sudah ada peraturannya. Tidak hanya itu, kenaikan ini juga berdasarkan berbagai pertimbangan,“ ujar Suyati.

| Baca Juga:  Protes Kerusakan Lingkungan, Mahasiswa Lempari DPRD dengan Telur

Hingga rapat dengar pendapat ini usai digelar, masih belum ada titik temu sesuai dengan keinginan pedagang. Rencananya dalam waktu dekat pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Balerejo dan juga Pemerintah Desa Sumberbening kembali melanjutkan koordinasi dengan pedagang pasar untuk mencari titik temu.(*)

Reporter: Eko Prasetyo.