Beranda Peristiwa Gagal Take Off, Ratusan Penumpang Terlantar Di Bandara Abdulrahman Saleh

Gagal Take Off, Ratusan Penumpang Terlantar Di Bandara Abdulrahman Saleh

BERBAGI

AGTVnews.com – 153 calon penumpang pesawat jenis airbus A320, milik maskapai penerbangan Batik Air dan Wings Air gagal take off di bandara Abdulrahman Saleh Kabupaten Malang Jawa Timur, Senin sore ( 21/08/2017).

Pesawat air bus milik maskapai Batik Air mengalami kerusakan pada Flight Data Recorder (FDR) atau kotak hitam pesawat, sementara pesawat lain milik Wings Air gagal take off karena masalh teknis. Akibatnya, selama 6 jam calon penumpang terlantar tanpa kepastian kapan bisa berangkat.

Menurut salah satu penumpang, Riza Setiadi, pihak maskapai memberikan opsi pilihan berupa pengembalian uang tiket, penjadwalan ulang, atau pengalihan keberangkatan.

| Baca Juga:  Sebuah Pabrik Shuttlecock Ludes Dilalap si Jago Merah

“Mayoritas penumpang memilih pengalihan keberangkatan pesawat, ke bandara Juanda Sidoarjo. tapi tidak ada jaminan dari maskapai penerbangan, mereka benar-benar terbang atau bakalan terlantar lagi,” ujar Riza.

Sementara itu menurut penumpang lain dari Wing Air, Bayu Fitrianto, sebelumnya telah berada di dalam pesawat selama 1 jam, namun tak kunjung terbang. Tiba tiba mesin mati dan lampu darurat menyala. Tidak ada kepanikan penumpang, karena pilot telah menjelaskan ada gangguan teknis.

“Saya sudah ada dipesawat lebih dari 1 jam, namun pesawat tidak segera flight. Tiba-tiba lampu mati dan lampu emergency menyala. Pesawat memutar, dan kita diarahkan lagi ke terminal.”ujar Bayu.

| Baca Juga:  Mobil Jeep 5 Penumpang Ditabrak KA

Menurut Staf UPT Bandara Abdulrahman Saleh, Holili, memastikan pesawat Batik Air rute Malang – Halim, gagal take off karena mengalami kerusakan pada Flight Data Recorder (FDR) atau kotak hitam.

“Karena merupakan bagian dari keselamatan penerbangan, maka penerbangan terakhir ini dibatalkan. Sementara itu, 17 calon penumpang pesawat Wings Air tujuan Malang – Ujungpandang juga batal take off, karena masalah teknis.

Untuk Sementara 2 pesawat milik Lion Grup ini masih berada di landasan Bandara Abdulrahman Saleh menunggu perbaikan pada Selasa (22/08/2017).(*)

Reporter : Ilmi Zamzam