Beranda Pemerintahan Jadi Tersangka, Ketua DPRD Kota Malang Mengundurkan Diri

Jadi Tersangka, Ketua DPRD Kota Malang Mengundurkan Diri

BERBAGI

AGTVnews.com – Penggeledahan sejumlah kantor pemerintahan di Kota Malang, ternyata berkaitan dengan dugaan gratifikasi yang menjerat Ketua DPRD Kota Malang, Arif Wicaksono. atas kasus itu, Arif Wicaksono telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Status tersangka KPK itu disampaikan sendiri oleh Arif Wicaksono, didampingi Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari, Kamis siang (10/8/2017). “Iya benar. Ada penetapan tersangka kepada Pak Arif oleh KPK,” ujar Sri Untari di kantor DPC PDIP Kota malang.

Dengan penetapan tersangka itu, lanjut Sri Untari, Arif Wicaksono dengan segala kesadaran dirinya demi menjaga nama partai, menjaga martabat dan kehormatan menyatakan mengundurkan diri sebagai Ketua DPRD Kota Malang dan menjalankan proses hukum yang sedang berjalan.

| Baca Juga:  2 Manager PT Sang Hyang Seri Dijebloskan Ke Penjara

“Semua dilakukan agar pemerintahan Kota Malang tetap berjalan dengan baik karena saat ini sedang melaksanakan pembahasan pembukuan anggaran keuangan untuk APBD Tahun 2017,” tukasnya.

Selain itu, Sri Untari berpesan agar seluruh kader PDIP tetap saling menguatkan. DPD PDIP dalam hal ini juga akan turut memberi dampingan dan bantuan hukum kepada Arif Wicaksono.

Sementara Arif Wicaksono mengaku, masih belum tahu pasti kasus apa yang menjeratnya saat ini. Namun dia mengaku pernah diperiksa beberapa kali oleh KPK pada tahun 2016 lalu.
“Katanya sih gratifikasi, padahal menurut saya tidak. Saya sudah pernah diperiksa oleh KPK sekitar 3 kali pada 2016 lalu. Ada anggota dewan lain, pihak eksekutif juga ada dari Dinas PU, Sekda, Walikota kemungkinan juga dipanggil pada waktu itu,” ujarnya.

| Baca Juga:  Mobil Jeep 5 Penumpang Ditabrak KA

Saat itu, tegas Arif, tidak ada gratifikasi yang dituduhkan. Dia jadi heran mengapa saat ini tuduhan itu muncul dan menjadikan dirinya sebagai tersangka. “Saya heran kenapa sekarang ada tuduhan tersebut dan saya menjadi tersangka KPK,” pungkasnya.

Reporter: Ilmi Zamzam